web analytics
  

Ditahan KPK, Ini Pesan Wali Kota Tasikmalaya

Sabtu, 24 Oktober 2020 14:29 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Ditahan KPK, Ini Pesan Wali Kota Tasikmalaya , Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman,Korupsi wali kota Tasikmalaya

Ketua Tim Pengacara Wali Kota Tasikmalaya Bambang Lesmana, dalam wawancaran, Sabtu (24/10/2020). (AyoTasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi menahan Wali Kota Tasikmalaya BBD yang sebelumnya menyandang status tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN 2018, Jumat, (23/10/2020).

Ketua Tim Pengacara Wali Kota Tasikmalaya BBD, Bambang Lesmana mengatakan, setelah pengumuman itu, kliennya berpesan kepada masyarakat Kota Tasikmalaya, termasuk di dalamnya kiai, ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh kalangan masyarakat, untuk tetap melanjutkan pembangunan.

"Pak Budi menitipkan agar seluruh pembangunan harus tetap diteruskan dalam segala bidang," ujar Bambang, Sabtu (24/10/2020).

Menurut Bambang, kasus yang menimpa kliennya tak lain untuk pembangunan Kota Tasikmalaya. Kendati nantinya status Wali Kota Tasikmalaya harus diganti oleh yang lain, BBD berpesan supaya pembangunan jangan berhenti.

"Klien kami itu tak sepeser pun korupsi. Klien kami mengajukan dana itu untuk pembangunan Kota Tasik," ucap Bambang.

Disamping itu, Bambang menjelaskan bahwa kliennya juga meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Tasikmalaya agar senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi proses hukumnya. Kliennya berharap perkara yang menimpa dirinya dapat cepat selesai dan bisa bebas dari dugaan korupsi yang disangkakan oleh KPK.

"Saya juga mendapat pesan dari sejumlah tokoh di Kota Tasikmalaya untuk tidak kendur dalam memperjuangkan Pak Budi," ungkapnya.

Bambang menambahkan, pihaknya akan terus berjuang yang terbaik demi membela klienya yang saat ini sudah menghuni ruang tahanan KPK. 

Sebelumnya, KPK telah resmi menahan tersangka kasus dugaan suap dana alokasi khusus (DAK) pada APBN 2018 yakni Wali Kota Tasikmalaya, Jumat, (23/10/2020). Penahanan yang dilakukan oleh KPK terhadap Wali Kota Tasikmalaya setelah lebih dari satu tahun ditetapkan sebagai tersangka.

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers