web analytics
  

Penjualan Suzuki Karimun Wagon Meroket

Jumat, 23 Oktober 2020 10:40 WIB
Bisnis - Otomotif, Penjualan Suzuki Karimun Wagon Meroket, Suzuki Karimun Wagon R,Penjualan Karimun Wagon R

Suzuki Karimun Wagon R yang laku seru untuk konsumen fleet atau armada. (PT Suzuki Indomobil Sales)

AYOBANDUNG.COM -- Penjualan mobil Suzuki Karimun Wagon R ternyata sangat menggembirkan. Demikian Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan.

Penjualan mobil gacoan produsen asal Jepang tersebut meroket khususnya untuk kebutuhan fleet atau mobil operasional di berbagai bidang.

"Penjualan Karimun Wagon R untuk segmen fleet memang meningkat. Di bulan September, peningkatannya mencapai 215 persen jika dibandingkan Agustus," kata Sukma Dewi, Asst To Dept Head Sales 4W PT SIS  seperti dikutip dari Antara, Jumat (23/10/2020).

Kontribusi segmen fleet terhadap peningkatan penjualan Karimun Wagon R didominasi beberapa bidang usaha, seperti FMCG (makanan), industri keuangan, hingga farmasi.

Ukuran mobil yang ringkas, hemat bahan bakar dan praktis digunakan menjadi salah satu keunggulan yang dicari perusahaan untuk kendaraan operasional.

Di bulan September 2020, Karimun Wagon R tumbuh 106 persen dari sisi wholesales dan 44 persen dari sisi retail sales jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020.

“Meskipun pasar otomotif nasional belum stabil sepenuhnya karena kontraksi akibat pandemi, namun kami berharap Suzuki dapat terus mencatatkan perkembangan yang positif terhadap angka penjualan dan pangsa pasar melalui produk dan inovasi yang kami tawarkan, baik untuk konsumen perorangan maupun fleet yang berkontribusi secara langsung dalam pemulihan ekonomi nasional,” tutup Dewi.

Lebih jauh, untuk merayakan perjalanan 50 tahun Suzuki di Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah meluncurkan Karimun Wagon R 50th Anniversary Edition pada 10 Oktober 2020.Suzuki Karimun Wagon R yang laku seru untuk konsumen fleet atau armada [PT Suzuki Indomobil Sales].

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan
dewanpers