web analytics
  

Pelatih Persib Masih Dibuat Heran Kebijakan Transfer Window

Kamis, 22 Oktober 2020 18:10 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Masih Dibuat Heran Kebijakan Transfer Window, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Transfer Window

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Irfan Al-Faritsi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts masih dibuat heran dengan dikeluarkannya kebijakan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang membuka transfer window pada 21 September-18 Oktober. 

Robert menyampaikan, dengan kebijakan tersebut sejumlah klub cukup aktif dalam merekrut pemain anyar meski sampai kini Liga 1 2020 belum jelas. Padahal Liga 1 2020 baru berjalan tiga laga.

"Kami dikabarkan tiba-tiba transfer window dibuka lagi karena beberapa klub meminta itu. Padahal sebelumnya sudah sangat jelas hanya akan ada transfer window di paruh kedua pada bulan Desember jika liga digelar sesuai rencana pada Oktober," kata Robert, Kamis (22/10/2020).

Pelatih asal Belanda itu menyampaikan, sedianya jendela transfer pemain harus dibuka sesuai dengan ketentuan yang dibuat sebelum liga dimulai. Pasalnya, kebijakan tersebut membuat aturan kompetisi menjadi rancu.Apalagi sebagai pelatih, Robert enggan mendengar ada perubahan dadakan ketika liga kembali dimulai.

"Itu masuk akal karena kami baru memainkan tiga laga, jadi tidak bijak untuk mengganti komposisi pemain. Jika klub tidak menemui kata sepakat dengan pemain untuk tinggal, itu normal dan biasa terjadi di sepak bola," katanya.

Robert juga mengaku heran karena sebelum kebijakan tersebut diresmikan beberapa klub mampu mendatangkan pemain baru. Sementara, para pemain tim tersebut harus menerima pemotongan gaji. Menurut Robert, hal itu pun menunjukkan kontradiksi di dalam tim bersangkutan.

"Beberapa klub bicara bagaimana klub mendatangkan pemain baru karena mereka tidak punya uang. Sedangkan pemain lain harus pergi karena tidak adanya kesepakatan finansial dengan klub. Karena ada aturan pemotongan gaji 25% dan 50%. Jadi ketika tiba-tiba ada transfer window yang datang dari langit ini, tentu menjadi kejutan bagi banyak orang," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers