web analytics
  

Kemensos Salurkan Bantuan Untuk 1.078 Karyawan Hotel di Bandung

Jumat, 23 Oktober 2020 21:37 WIB Nur Khansa Ranawati
Bisnis - Hotel, Kemensos Salurkan Bantuan Untuk 1.078 Karyawan Hotel di Bandung, Kementerian Sosial (Kemensos),Bantuan Kemensos,Hotel di Kota Bandung,Grace Batubara

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos, Grace Batubara, menyerahkan bantuan sosial pada pegawai hotel terdampak Covid-19 di Kota Bandung. (DOk Kemensos)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Sosial melalui Direktorat Pemberdayaan Sosial menyalurkan bantuan sosial Sembako Kemensos bagi 1.078 karyawan hotel di Kota Bandung. Karyawan tersebut berasal dari 35 hotel yang bisnisnya ikut terdampak pandemi Covid-19.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos, Grace Batubara, menyerahkan bantuan secara simbolis melalui Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung di Hotel The Jayakarta Suites Bandung, Jumat (23/10/2020). Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan di 32 hotel di DKI Jakarta.

"Minggu lalu sejumlah 1.536 paket bantuan sembako telah kami salurkan tahap awal kepada karyawan di 32 hotel di DKI Jakarta. Kali ini tahap kedua di Kota Bandung. Semoga dapat membantu meringankan beban selama pandemi," ungkap Grace.

Adapun paket bantuan Sembako Kemensos tersebut berupa kebutuhan pokok meliputi 10 kilogram beras, minyak goreng, mie instan, sarden, dan saus sambal. Grace mengatakan, bantuan tersebut disalurkan agar bisnis pehotelan sebagai salah satu penunjang sektor pariwisata dapat kembali bergerak menjadi penyumbang devisa negara.

Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sejak April ribuan hotel berhenti beroperasi di 31 provinsi di Indonesia. Tercatat empat provinsi dengan jumlah hotel terbanyak yang menghentikan operasionalnya antara lain Jawa Barat, kemudian Bali, diikuti Jawa Timur, dan juga DKI Jakarta.

Salah satu karyawan kitchen di salah satu hotel di Kota Bandung, Alfi (29), mengaku penghasilannya menurun sejak bulan April. Hotel tempatnya bekerja terpaksa harus melakukan pengurangan jam kerja karyawan.

"Karena jam kerja dikurangi, gaji saya juga dikurangi 50% selama pandemi. Ada yang dikurangi 30% bahkan 70%. Selain itu, karena ada pengurangan karyawan, saya kadang merangkap kerja di dapur juga di bagian pengamanan," ungkapnya.

Untuk itu, Alfi menilai bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kemensos tersebut dapat membantu dirinya dan rekan-rekan kerjanya untuk tetap produktif bekerja.

Manager Umum Hotel The Jayakarta Suites Bandung,  Albert Jonas, mengatakan bantuan pemerintah dapat sangat membantu meringankan beban sehari-hari para karyawan hotel saat pandemi. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi dalam upaya pemulihan sektor pariwisata.

"Saya mewakili hotel-hotel di Bandung mengucapkan terima kasih. Bantuan pemerintah ini memberikan semangat bagi kami bahwa kami tidak sendirian," ungkapnya.

Dalam acara simbolis penyerahan bantuan tersebut, hadir pula Kepala DWP Kemensos, Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Bandung, Kepala Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso Bandung, Kepala Seksi Destinasi Pariwisata Dinsos Kota Bandung, dan General Manager Hotel Jayakarta Bandung, Ketua Umum IKA STP Bandung.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers