web analytics
  

Mahasiswa Kukuh Tutup Jalan Tol Meski Diperingatkan Polisi

Jumat, 23 Oktober 2020 19:39 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Mahasiswa Kukuh Tutup Jalan Tol Meski Diperingatkan Polisi, Demo Mahasiswa Bandung,Tol Pasteur,Polrestabes Bandung,demo omnibus law,Demo UU Ciptaker

mahasiswa memblokade jalan Tol Pasteur dalam aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja, Jumat (23/10/2020). (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi penutupan jalan Tol Pasteur yang dilakukan sekelompok massa mengatasnamakan Mahasiswa Indonesia Menggugat (MIM), berimbas kepada kemacetan di sekitar Jalan Pasteur hingga Jembatan Layang Pasopati, Jumat (23/10/2020).

Mereka sendiri melakukan unjuk rasa terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, yang dinilai banyak merugikan.

Salah satu pengguna jalan, Tiara Andita (24) mengatakan, kemacetan ini sangat mengganggu aktifitas dirinya. "Jujur keganggu sih ada demo di daerah Pasteur, soalnya kan aku juga kerja di daerah Pasteur kan. Jadi kalo mau kemana-mana susah apalagi kerjanya di lapangan," ujarnya.

Ia juga menuturkan, kemacetan ini bukan hanya berdampak kepada dirinya, melainkan berdampak kepada masyarakat lainnya. "Pokonya keganggu aja, macet, ke masyarakat pasti telat juga, survei telat juga, emang menghambat sih karena demo itu," katanya.

Sementara itu, polisi mengamankan 8 mahasiswa yang diduga sebagai koordinator lapangan dari aksi tersebut. Sejumlah petugas kepolisian berdatangan mengawal jalannya aksi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan bahwa tujuan massa aksi melakukan unjuk rasa tersebut untuk menyampaikan aspirasinya mengenai penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja, akan tetapi aksi tersebut dilakukan dengan cara menutup jalan tol.

"Aspirasinya mengenai penolakan UU Omnibus Law tetapi mereka melakukan dengan cara memasuki jalan tol dan menutup jalan tol," ujarnya.

Ulung mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengingatkan mahasiswa tersebut untuk tidak melakukan penutupan jalan, akan tetapi mahasiswa tetap melakukan aksinya.

"Mereka bersikukuh untuk melakukan penutupan jalan sehingga kita lakukan pemblokiran dan pencegahan untuk dibubarkan," jelas Ulung.

Massa aksi pun akhirnya dibubarkan sesuai UU 38 tahun 2004 tentang Jalan. "Kita hanya menurunkan beberapa personel, tak banyak hanya 1 kompi saja, karena mendapat informasi kita imbangi brigade 30 kita cuman 100," ujarnya

"Sesuai dengan UU 38 tahun 2004 tentang jalan, mahasiswa yang diamankan sedang kita proses saat ini di Satreskrim Polrestabes Bandung," ucapnya.

Ulung menegaskan, bagaimanapun juga aksi dari mahasiswa yang menutup jalan itu mengganggu ketertiban umum.

"Bagaimanapun juga yang namanya sudah melakukan pemblokiran jalan dan penutupan jalan itu sudah mengganggu ketertiban umum, mengganggu aktifitas masarakat yang lewat baik dari Bandung mau ke arah Jakarta, ataupun dari Jakarta yang masuk ke Kota Bandung," tegas Ulung.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Jadi Ketum ADPMET, Ridwan Kamil Dorong Energi Terbarukan

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 22:28 WIB

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi mengukuhkan Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) per...

Bandung Raya - Bandung, Jadi Ketum ADPMET, Ridwan Kamil Dorong Energi Terbarukan, Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET),Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ketum ADPMET Ridwan Kamil,Energi Terbarukan

Bandung Raya Punya Bus Rapid Transit di 2023

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 21:38 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja menyambut baik Penandatanganan Kesepatakan B...

Bandung Raya - Bandung, Bandung Raya Punya Bus Rapid Transit di 2023,  Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja,Bus Rapid Transit (BRT),BRT Bandung Raya,BRT Cekungan Bandung

Ridwan Kamil Doakan Covid-19 Pendek Umur

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 21:34 WIB

Satu tahun sudah sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020. Dalam momen setahun ini Gub...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Doakan Covid-19 Pendek Umur, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Covid-19 Pendek Umur,Setahun pandemi Covid-19,Emil

Bertemu LIB, Yana Sampaikan Kesiapan Stadion GBLA

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 19:02 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mendapat kesempatan bertemu langsung bersama jajaran PT. Liga Indonesia Baru (LIB)...

Bandung Raya - Bandung, Bertemu LIB, Yana Sampaikan Kesiapan Stadion GBLA, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Stadion GBLA,PT Liga Indonesia Baru (LIB),Piala Menpora 2021

Warga Kota Bandung Diajak Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 18:43 WIB

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung mengimbau warga kreatif memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumahnya. Salah s...

Bandung Raya - Bandung, Warga Kota Bandung Diajak Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah, Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah,Pemkot Bandung,Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung

PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Donor Darah Kamis Mendatang

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 17:48 WIB

PWI Kota Bandung bekerja sama dengan PWI Peduli Kota Bandung, IKWI Kota Bandung, dan SMSI Jawa Barat, bakal menggelar ba...

Bandung Raya - Bandung, PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Donor Darah Kamis Mendatang, Donor Darah,hpn,PWI Kota Bandung,SMSI Jabar

Karena Covid-19, RPJMD 2018-2023 Kota Bandung Bakal Berubah

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 15:10 WIB

Hal tersebut sebagai upaya untuk menyusun sinergitas, penyelarasan, dan menyempurnakan tujuan serta sasaran dari visi mi...

Bandung Raya - Bandung, Karena Covid-19, RPJMD 2018-2023 Kota Bandung Bakal Berubah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2018-2023,Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.,visi misi Kota Bandung,Gelar Konsultasi Rancangan Awal Perubahan RPJMD

artikel terkait

dewanpers