web analytics
  

Harapan Prabowo pada Hutan Indonesia: Mampu Ciptakan Peluang Bisnis

Jumat, 23 Oktober 2020 16:06 WIB
Umum - Nasional, Harapan Prabowo pada Hutan Indonesia: Mampu Ciptakan Peluang Bisnis, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,Prabowo,hutan,ekonomi global,bisnis,UGM

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mempunyai harapan tersendiri dengan sektor kehutanan di Indonesia. Menurutnya, sektor kehutanan diharap mampu menciptakan peluang dan terobosan bisnis

Di samping itu, menurut Prabowo, sektor kehutanan juga dapat menciptakan lowongan pekerjaan yang luas di tengah persaingan ekonomi global.

"Ke depan kehutanan Indonesia harus mampu menciptakan peluang-peluang dan terobosan-terobosan bisnis serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang luas, baik untuk rimbawan maupun masyarakat yang hidup di sekitar hutan," kata Prabowo saat menyampaikan pidato dalam rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM yang berlangsung secara daring, Jumat (23/10/2020).

Prabowo mengatakan Indonesia saat ini memiliki potensi 12,7 juta hektare program perhutanan sosial dalam kawasan hutan yang dapat dikembangkan menjadi areal kedaulatan pangan dan produksi material hutan kayu yang baik.

Dari potensi itu, sekitar 4,2 juta hektare di antaranya telah diberikan izin perhutanan sosial kepada kelompok tani baik di Jawa maupun di luar Jawa. Sebagian areal tersebut atau sekitar 2 juta hektare dapat digunakan untuk areal tanaman pangan dari dalam kawasan hutan.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa sektor kehutanan dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar hutan," kata dia.

Untuk mengembangkan program ekonomi di kawasan hutan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan, menurut dia, pemerintah harus berani mengambil langkah-langkah yang berpihak pada program tersebut.

"Salah satunya dengan memberikan alokasi kredit kepada sektor kehutanan. Dengan keberpihakan ini, maka kita berharap pertanian pangan modern akan dapat dikembangkan," kata dia.

Prabowo juga berharap Indonesia mampu melahirkan para rimbawan baru yang tangguh, cerdas dan profesional yang dapat berdayakan untuk bekerja dalam program kedaulatan pangan di kawasan hutan, misalnya sebagai wirausaha muda (petani milenial) atau manager koperasi di bidang pangan.

"Hal ini merupakan antisipasi untuk memanfaatkan bonus demografi ke depan," kata Prabowo

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Pakar Javanologi Sebut Pulau Jawa Sudah Rapuh dan Renta

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 18:20 WIB

Fakta mengejutkan disampaikan pakar javanologi yang juga spiritualis, Ir Tukimin Wisanggeni. Ia menyebut Pulau Jawa kini...

Umum - Nasional, Pakar Javanologi Sebut Pulau Jawa Sudah Rapuh dan Renta, Pulau Jawa,Pulau Jawa tua renta,javanologi,Tukimin Wisanggeni

BMKG: Nias Barat Diguncang Belasan Gempa Susulan

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 18:00 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya belasan kali gempa susulan setelah gempa bermagnitud...

Umum - Nasional, BMKG: Nias Barat Diguncang Belasan Gempa Susulan, BMKG,gempa nias barat,Gempa Nias,Gempa Sumatera Utara,gempa tektonik,gempa susulan Nias

BMKG: Gempa di Samudra Hindia Tidak Berpotensi Tsunami

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 16:44 WIB

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, gempa bumi di wilayah Samudera Hindia, P...

Umum - Nasional, BMKG: Gempa di Samudra Hindia Tidak Berpotensi Tsunami, gempa nias barat,Gempa Nias,Gempa Samudera Hindia,BMKG,Gempa Sumatera Utara

BMKG Ralat Gempa Nias Barat Jadi Magnitudo 6,7

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 16:20 WIB

Analisis semula gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2.

Umum - Nasional, BMKG Ralat Gempa Nias Barat Jadi Magnitudo 6,7, gempa nias barat,gempa tektonik,BMKG,Gempa Nias,Gempa Sumatera Utara

Menhub Berang PT KCI Tidak Profesional, Ini Penyebabnya

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 14:42 WIB

Menhub Berang PT KCI Tidak Profesional, Ini Penyebabnya

Umum - Nasional, Menhub Berang PT KCI Tidak Profesional, Ini Penyebabnya, menhub,Budi Karya Sumadi,pt kci,Prokes Covid-19,mudik,Rapid Test Antigen

Penyekatan Mudik Berhasil Kurangi 50% Kendaraan Keluar Jakarta

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 14:06 WIB

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan kebijakan penyekatan larangan mudik Lebaran selama delapan hari at...

Umum - Nasional, Penyekatan Mudik Berhasil Kurangi 50% Kendaraan Keluar Jakarta, Penyekatan mudik 2021,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik,penyekatan mudik jakarta,Polda Metro Jaya

Nias Barat Diguncang Gempa Magnitudo 7,2

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 14:01 WIB

Nias Barat Diguncang Gempa Magnitudo 7,2

Umum - Nasional, Nias Barat Diguncang Gempa Magnitudo 7,2, gempa nias barat,Gempa Terkini,bmkg

Polda Metro Jaya Putarbalikkan 64.612 Kendaraan

Nasional Jumat, 14 Mei 2021 | 13:52 WIB

Tercatat selama delapan hari atau sejak tanggal 6-13 Mei 2021, sebanyak 64.612 kendaraan diputarbalikkan arah oleh Direk...

Umum - Nasional, Polda Metro Jaya Putarbalikkan 64.612 Kendaraan, Polda Metro Jaya,kendaraan diputarbalik,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik

artikel terkait

dewanpers