web analytics
  

Jaga Kehamilan di Tengah Pandemi, Jangan Lupa Protokol Kesehatan

Jumat, 23 Oktober 2020 15:56 WIB Rizma Riyandi
Gaya Hidup - Sehat, Jaga Kehamilan di Tengah Pandemi, Jangan Lupa Protokol Kesehatan, COVID-19,Pandemi Covid-19,hamil Covid-19,ubahlaku,Ayobandung.com,Cerita Orang Bandung,protokol kesehatan covid-19

Risma Dewi Dahlianti. (Ayobandung.com/Rizma Riyadi)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM -- Betapa bahagianya Risma Dewi Dahlianti lantaran kehamilannya telah memasuki usia 28 minggu. Setiap hari ia bersyukur, karena buah hatinya yang masih dalam kandungan ada dalam kondisi sehat.

Perempuan berusia 27 tahun itu mengakui, hamil di tengah pandemi Covid-19 memang membuatnya sedikit khawatir. Ia takut jika virus corona sampai hinggap di rumahnya. Hal ini pun membuat Risma dan sang suami semakin taat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Saat harus menjalani cek rutin kandungan setiap bulan, Risma pasti melengkapi dirinya dengan amunisi kesehatan lengkap. Mulai dari memakai masker, membawa hand sanitizer untuk membersihkan tangan, hingga membawa tempat minum dan tempat makan sendiri.

"Dan saya selalu mengusahakan kalau ke dokter pakai kendaraan sendiri saja daripada pakai kendaraan umum. Selain itu wajib jaga jarak jangan berkerumun, dan sering cuci tangan kalau habis dari toilet," tutur Risma pada Ayobandung.com, Kamis (23/10/2020).

Mendekati masa persalinan, Risma pun saat ini tengah menyiapkan proses melahirkan. Menurutnya, menyiapkan persalinan di tengah pandemi tidak mudah, terutama saat harus menentukan di mana ia akan melahirkan. Apakah di rumah sakit umum atau khusus ibu dan anak.

Untuk menentukannya, Risma harus memastikan rumah sakitnya nanti akan memenuhi protokol kesehatan. Selain itu, ia juga harus menyiapkan dana darurat saat melahirkan. Selebihnya yang disiapkan adalah perlengkapan bayi dan ibu hamil usai melahirkan.

"Dukanya hamil selama pandemi jadi lebih hati-hati dalam memilih makanan, jajan makanan, jalan jalan keluar rumah yang jadi lebih berkurang karena lebih banyak di rumah. Jenuh kadang kadang ada, tapi saya suka ingat kalau hal yang paling utama adalah kesehatan saya dan bayi saya," katanya.

Guna menghilangkan kejenuhan karena terus berada di dalam rumah, Risma terus mencari aktifitas lain. Seperti membaca buku, menonton, dan berjualan online. Kadang-kadang ia pun jalan kaki di halaman rumah.

Menurutnya yang paling utama harus dilakukan saat hamil di masa pandemi adalah persiapan mental. Karena di situasi seperti ini pasti banyak informasi yang membuat ibu hamil jadi khawatir atau cemas.

"Usahakan untuk tetap tenang jangan mudah terbawa berita-berita negatif. Selalu berpikir positif, tenangkan pikiran, hati untuk menghadapi persalinan," ujar Risma.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers