web analytics
  

Kartu Prakerja Gelombang 11 Akan Dibuka, Syarat Apa Saja yang Perlu Disiapkan supaya Lolos

Jumat, 23 Oktober 2020 10:28 WIB Aini Tartinia
Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 11 Akan Dibuka, Syarat Apa Saja yang Perlu Disiapkan supaya Lolos, Kartu Prakerja,Gelombang 11,Pembukaan kartu prakerja gelombang 11

Kartu Prakerja (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 11 masih menjadi tanda tanya.  Komite Cipta Kerja (KCK) sebelumnya memberikan informasi bahwa rencananya akan dibuka akhir Oktober, namun belum ada kepastian terkait hal tersebut.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui kapan tanggal pasti pembukaan gelombang 11

“Belum ada (informasi terkait gelombang 11),” ujar Louisa, Selasa (20/10/2020).

Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja, Rudy Salahuddin, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan Kartu Prakerja gelombang 11 dapat dibuka pada akhir Oktober 2020. 

Namun, sebelum rencana tersebut dapat dilaksanakan, pihaknya masih menunggu keputusan final dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang sekaligus menjadi Ketua Komite Cipta Kerja, Airlangga Hartanto.

"Intinya kita terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang 11. Kita harus segera mengerjakan, tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke 11,” jelas Rudy dalam Webinar Kartu Prakerja, Rabu (14/10/2020).

Selagi menunggu tanggal pasti, calon pendaftar wajib menyiapkan dokumen dan memperhatikan beberapa syarat untuk proses pendaftaran gelombang 11

Syarat-syarat ini wajib diperhatikan agar dapat menjadi modal untuk lolos menjadi penerima Kartu Prakerja dan mendapatkan insentif.
1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK
3. Tanggal lahir harus sesuai KTP
4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)
5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi
6. Alamat sesuai KTP
7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)
8. Jenis kelamin
9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan
10. Status kebekerjaan
11. Foto KTP atas milik pendaftar.

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada juga beberapa persyaratan khusus yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja. Beberapa persyaratan khusus tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada beberapa kesempatan yang lalu.

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp 1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 150 ribu dari survei atau rating yang diberikan. 

Editor: Andres Fatubun
dewanpers