web analytics
  

Manfaat Blueberry, Bantu Pengobatan Pasien Diabetes Tipe 2

Kamis, 22 Oktober 2020 21:41 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Manfaat Blueberry, Bantu Pengobatan Pasien Diabetes Tipe 2, Blueberry

Blueberry. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah penelitian menemukan adanya manfaat kesehatan dalam mengkonsumsi blueberry setiap hari. Tak tanggung-tanggung, blueberry dalam penelitian itu, mampu membantu pengobatan diabetes tipe 2.

Dalam studi yang diterbitkan April lalu di ‘Current Developments In Nutrition’, ada pelibatan 52 pria yang memiliki diabetes tipe 2. Saat melakukan uji coba, 22 pria diantaranya diberi 22 gram blueberry kering beku (setara dengan satu cangkir blueberry segar) setiap hari.

Lebih lanjut, para peserta juga diminta untuk mengkonsumsi 11 gram blueberry atau plasebo kering beku setiap makan di pagi dan malam hari, bersamaan dengan makanan yang mereka pilih sesuai kebutuhan.

Hasilnya, studi yang dilakukan awal tahun itu, menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin A1C, fruktosamin, trigliserida, dan enzim hati (ALT dan AST) selama delapan pekan konsumsi.

“Ini sangat kontras dengan pendekatan tradisional untuk menurunkan A1C, yang berfokus pada pengurangan asupan karbohidrat,” kata ahli diet terdaftar yang berspesialisasi, Dione Milauskas, MS, RDN, LD mengutip very well health, Kamis (22/10).

Dia menegaskan, dengan menambahkan Blueberry pada opsi makanan ternyata bisa bermanfaat dalam mengelola diabetes.


Klaim dan Fakta
Dari banyaknya penderita diabetes, kandungan gula alami diklaim harus dihindari, termasuk dari semua buah-buahan. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, satu dari 10 orang yang mengidap diabetes, 90 hingga 95 persennya juga didiagnosis diabetes tipe dua. Dengan jumlah itu, tak heran jika informasi yang beredar di Internet mengenai apa yang harus dikonsumsi dan tidak, menyebar dengan cepat.

Namun demikian, menurut penelitian, hal itu memang tidak bisa disalahkan, terlebih ketika blueberry memang mengandung gula alami. Namun demikian, buah ini juga mengandung vitamin, fitonutrien, dan serat untuk membantu mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Data menunjukkan intervensi diet adalah cara yang efektif dan murah untuk meningkatkan kadar gula darah, mengatur berat badan, dan mengurangi faktor risiko kardiovaskular untuk pasien diabetes. Tak hanya itu, meskipun membatasi gula tambahan adalah ide yang bagus, American Diabetes Association tidak merekomendasikan untuk menghindari buah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Tag
Editor: Dadi Haryadi
dewanpers