web analytics
  

Patuhi Aturan Transfer Window, Persib Gagal Datangkan Pemain Ini

Kamis, 22 Oktober 2020 20:53 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Patuhi Aturan Transfer Window, Persib Gagal Datangkan Pemain Ini, Tranfer Window,Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Ferdinand Sinaga

Ferdinand Sinaga. (Antara)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts tak main-main dalam menegakkan aturan transfer window di Liga 1 2020. Robert dengan tegas menyakini jendela transfer paruh dua musim ini seharusnya dibuka pada Desember 2020.

Seperti diketahui, PSSI secara mendadak membuka transfer window paruh dua musim pada 21 September-18 Oktober. Padahal pertandingan Liga 1 2020 baru bergulir tiga laga lantaran perhelatan kompetisi terganggu pandemi Covid-19.

Uniknya, sejumlah klub justru aktif dalam melakukan perekrutan pemain anyar saat aturan tersebut diumumkan PSSI. Rupanya, alasan Robert menentang keras kebijakan ini lantaran tidak sesuai dengan kesepakatan klub sebelum kembali memulai Liga 1 usai ditangguhkan karena covid-19.

Robert ingin membuktikan, tim asuhannya menjadi kesebelasan yang konsisten dalam mendukung transparansi aturan. Namun, Persib sadar diri. Dengan penolakan ini Maung Bandung gagal mengikat kerja sama dengan Ferdinand Sinaga.

"Tidak, karena kembali pada aturannya, sudah sangat jelas dijelaskan bahwa di transfer window yang seharusnya dibuka Desember, hanya bisa mendatangkan pemain asing. Tidak ada pemain yang diizinkan pindah dari klub Liga 1 ke klub Liga 1 lainnya. Dari Liga 2 bisa pindah ke Liga 1 dan dari Liga 1 ke Liga 2 juga," kata Robert, Kamis (22/10/2020).

Pelatih asal Belanda itu juga mengungkapkan, sejatinya, Ferdinand Sinaga sangat ingin kembali berseragam Persib Bandung. Namun karena terganjal regulasi, eks penggawa PSM Makassar itu gagal merapat ke Maung Bandung. 

"Sebagai contoh, Ferdinand Sinaga, dia ingin datang ke Bandung. Tapi tidak bisa karena itu dari Liga 1 ke Liga 1, jadi dia pergi ke Medan di Liga 2. Tetapi kami mengikuti aturannya," katanya.

Sejatinya, eks pelatih PSM Makassar itu juga sempat memiliki ketertarikan kembali mendatangkan mantan anak asuhnya, Ferdinand, yang juga pernah membela Persib pada musim 2013-2014. 

Namun Robert tak ingin memaksakan karena dalam aturan transfer window itu tegas melarang perpindahan pemain dari tim Liga 1 ke Liga 1. Dengan aturan itu  Ferdinand Sinaga akhirnya memilih merapat ke Liga 2 untuk bergabung di PSMS Medan.

"Kami punya daftar panjang pemain yang mau datang bermain untuk Persib Bandung, salah satunya Ferdinand Sinaga yang selalu menjalin pembicaraan tapi itu tidak dibolehkan. Tapi hal lain kerap tiba-tiba dibolehkan. Tidak ada yang tahu mana yang boleh dan mana yang tidak. Jadi peraturannya harus jelas, supaya kami tahu apa yang harus kami lakukan," ungkapnya.

Di sisi lain, pelatih berusia 65 tahun itu justru mempertanyakan beberapa klub yang mendatangkan pemain baru khususnya asing saat bursa transfer sudah ditutup. Padahal jika melihat situasi dan kondisi keuangan saat ini, banyak klub mengalami krisis finansial karena aliran pendapatan dari gelaran kompetisi terhenti karena pandemi.

"Karena ada banyak pemain yang tidak mau tinggal di timnya saat ini karena pembayaran yang buruk. Klub tidak bisa memberi kepastian kepada pemain. Kami mendengar ada cerita pemain harus menjalani operasi tapi klub tidak bisa memberi jaminan. Tentu ini tidak bagus untuk sepak bola profesional di Indonesia," ungkap Robert.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers