web analytics
  

Kemenag Kucurkan Dana Operasional untuk Pesantren Senilai Rp2,4 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2020 13:47 WIB Aini Tartinia
Bandung Raya - Soreang, Kemenag Kucurkan Dana Operasional untuk Pesantren Senilai Rp2,4 Triliun , Kementerian Agama (Kemenag),Pesantren,Santri

[Ilustrasi] Ratusan santri saat mengikuti pawai taaruf usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (22/10/2019). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengucurkan bantuan operasional untuk pesantren sebesar Rp2,4 triliun. Bantuan tersebut untuk membantu pesantren meningkatkan layanan kesehatan

Meski angka tersebut belum sebanding dengan jumlah pesantren yang mencapai 28.900 di seluruh Indonesia, Menteri Agama Fachrul Razi berharap bantuan itu dapat meringankan beban pesantren.

Pesantren adalah entitas yang sangat rentan persebaran Covid-19. Maka kewaspadaan harus selalu ditingkatkan,” kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya Kamis, (22/10/2020).

Fachrul melanjutkan, sejak pandemi Covid-19 ini, pesantren menjadi salah satu titik rawan penyebaran virus tersebut. Hal ini karena keterbatasan fasilitas dan sarana kesehatan di pesantren. Selain itu juga karena pola interaksi dan komunikasi yang intens di dalam pesantren.

"Saya yakin, jika santri dan keluarga besar pesantren mampu melampaui pandemi ini dengan baik, insya Allah negara kita juga akan sehat dan kuat," katanya.

Dia juga mengapresiasi beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi di lingkungannya. Itu menjadi bukti nyata bahwa pesantren memiliki daya tahan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang ada.

"Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai," ujarnya.

Terkait dengan peringatan Hari Santri yang digelar di tengah pandemi, Fachrul menyampaikan penghargaan kepada para kiai dan santri pondok pesantren atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa ini.

Di kesempatan yang berbeda, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, mengajak para santri untuk berikhtiar melawan pandemi Covid-19. Dalam pandemi Covid-19, Umar meminta komunitas santri tidak boleh berdiam diri untuk mencari solusi mencegah penyebaran Cobid-19. 

Umar meminta komunitas santri untuk mejadi contoh bagi masyarakat terutama memproteksi diri dari penyebaran virus corona.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers