web analytics
  

Para Santri Harus Ikhtiar Melawan Covid-19

Kamis, 22 Oktober 2020 13:24 WIB Andres Fatubun
Umum - Nasional, Para Santri Harus Ikhtiar Melawan Covid-19, Satgas Covid-19,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Santri,Pesantren

Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar (BNPB/Youtube)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, mengajak para santri untuk berikhtiar melawan pandemi Covid-19. Hal itu ia sampaikan terkait dengan peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

"Dalam bahasa pesantrennya segala penyakit itu berasa dari Allah SWT, tetapi ikhtiar itu juga perlu sesuai perintaah Allah. Segala penyakit itu ada obatnya, jadi berusahalah untuk mencarinya jalannya, jangan pasrah," jelas Umar dalam Talkshow “Santri Sehat Indonesia Kuat” Kamis (22/10/2020) dari Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB Jakarta.

Dalam pandemi Covid-19, Umar meminta komunitas santri tidak boleh berdiam diri untuk mencari solusi mencegah penyebaran virus corona. 

"Santri itu harus proaktif seperti ketika santri pernah melakuakn komando jihad mengusir Belanda. Maka di saat pandemi ini, komunitas santri pun harus bisa mengusir virus corona dengan caranya sendiri. Misalnya dengan banyak berdoa dan menjadi contoh bagi masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan," lanjut Umar.

Di tempat terpisah, Kabid Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Dr. Masdalina Pane, M.Si (Han), mengatakan pesantren dan santri memiliki potensi yang besar untuk mencegah penularan Covid-19. 

"Secara historis, kami membutuhkan nasihat dan fatwa dari majelis ulama atau ulamanya sendiri seperti dulu program KB atau vaksin halal," jelasnya dari Ambon lewat aplikasi Zoom. 

Lina menjelaskan lebih lanjut, komunitas santri ini tinggal dalam populasi yang sama dan waktu yang lebih lama sehingga kemungknan transmisi itu tinggi. Namun jika santri tersebut tidak melakukan hubungan dengan dunia luar maka mereka akan aman. Hal yang menjadi masalah adalah pengunjung yang keluar masuk seperti keluarga atau kerabat. 

"Maka saya meminta dukungan dari pengurus pesantren untuk menerima petugas puskesmas yang akan melakukan kesehatan. Para santri yang memiliki gejala rinnan mohon tidak menyembunyikan," saran Lina.

Sebelum mengakhiri talkshow, Umar meminta komunitas santri untuk mejadi contoh bagi masyarakat terutama dalam memproteksi diri dari penyebaran virus corona. 

"Imun itu penting, tapi iman juga tidak kalah penting. Jadi iman dan imun ini harus dilaksanakan secara bersamaan," tutup Umar. 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers