web analytics
  

Kampus Unsil Ditutup, 120 Pegawai Jalani Swab

Kamis, 22 Oktober 2020 11:51 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Kampus Unsil Ditutup, 120 Pegawai Jalani Swab, Universitas Negeri Siliwangi (Unsil),Kampus Tasikmalaya,Berita Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya

Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya ditutup pasca ada pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (22/10/2020). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Pusat Komunikasi Informasi dan Edukasi Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Asep Suryana mengatakan, sebanyak 120 orang pegawai Unsil menjalani swab test setelah 3 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihak kampus juga, lanjut Asep, sudah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya untuk mengantisipasi penyebaran. Menurut Asep, hasil tes swab akan dapat diketahui pada Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, jika dari hasil swab itu semua karyawan dinyatakan negatif, kampus bisa kembali dibuka pada Senin (26/10/2020). Namun, jika ditemukan ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, penutupan kampus pun akan diperpanjang. 

"Semua fakultas yang ada di Unsil untuk sementara ditutup terkecuali fakultas ekonomi karena sedang ada akreditasi," ujar Asep, Rabu, (21/10/2020).

Terkait asal mula kasus yang ditemukan, Asep menjelaskan, hal itu bermula dari adanya anak SMK yang magang di Unsil dan beberapa hari lalu mengabarkan jika dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Lantaran kami khawatir, kami inisiatif melakukan rapid test terhadap para pegawai. Dari 100 orang yang di tes ada 4 orang yang reaktif. Kemudian melakukan swab dan hasilnya ada 3 orang pegawai yang positif," ucap Asep.

Asep mengaku belum bisa memastikan sumber penularan Covid-19 tersebut, kendati awal kasus diketahui dari anak yang magang, bukan berarti anak  tersebut yang menularkan. 

Saat ini seluruh aktivitas di kampus Unsil dihentikan sementara waktu, setelah ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan berlaku untuk semua gedung kampus kecuali fakultas ekonomi sejak Selasa (20/10/2020) sampai Minggu (25/10/2020).

"Sesuai arahan dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, seluruh aktivitas harus dihentikan sementara dan karyawan diminta bekerja dari rumah (work from home) kecuali petugas keamanan dan tenaga lapangan. Sekarang setiap hari kami semprot seluruh ruangan dengan disinfektan untuk sterilisasi," katanya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers