web analytics
  

Kota Bandung Jajaki Kerja Sama Infrastruktur dengan Jerman

Kamis, 22 Oktober 2020 06:15 WIB Fira Nursyabani
Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Jajaki Kerja Sama Infrastruktur dengan Jerman, Kerja sama Bandung-Jerman,Kerja sama infrastruktur Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Pertemuan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Principal Advisor, Deutsche Gesellschaft Fur Internationale Zusammenarbeit, Budi Kuncoro, di Balai Kota Bandung, Rabu (21/10/2020).  (dok. Humas Setda Kota Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berpeluang memperoleh bantuan kerja sama dari Pemerintah Jerman di bidang infrastruktur. Hal itu merupakan bagian dari rencana Pemerintah Jerman memberikan bantuan kerja sama sekitar 2,5 juta Euro atau Rp40 triliun. 

Hal itu terungkap saat Principal Advisor, Deutsche Gesellschaft Fur Internationale Zusammenarbeit, Budi Kuncoro bertemu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Rabu (21/10/2020). 

Menurut Budi, Pemerintah Jerman mengajak berkolaborasi dengan Pemerintah Indonesia untuk menyukseskan program Green Infrastructure Initiative dengan nilai mencapai sekitar Rp40 trilun atau 2,5 euro. Nilai tersebut, diperuntukan bagi 3–4 provinsi di Indonesia. 

Sampai saat ini, pemerintah Jerman belum menentukan provinsi yang bakal memperoleh bantuan kerja sama. Namun Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu pilihan untuk memanfaatkan program tersebut. 

“Ini diperuntukan 3–4 provinsi. Belum dipilih provinsinya. Tetapi pada saat ini sedang berdiskusi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tentu di masing-masing provinsi akan turun ke kota kabupaten,” jelasnya. 

Ia mengaku berkunjung ke Kota Bandung untuk menjelaskan program itu. Tak hanya itu, ia pun sekaligus menawarkan kepada Pemkot Bandung untuk memanfaatkan program tersebut. 

“Kita berkunjung ke Kota Bandung untuk menjelaskan program ini dan menawarkan apakah Kota Bandung berminat jadi salah satu kota yang menerima bantuan pemerintah Jerman ini,” ujar Budi.  

Menurut Budi, Kota Bandung memiliki potensi yang cukup baik, salah satunya di bidang transportasi publik. 

“Tidak semua kota kabupaten yang terkait dengan program. Kita lihat Kota Bandung ini sangat potensial, misalnya sektor transportasi. Ini jadi isu penting di Kota Bandung, sehingga kita berdiskusi bisa jadi dukungan penerima bantuan,” paparnya.

Budi menambahkan terdapat beberapa sektor yang nantinya memperoleh bantuan pembangunan infastruktur. 

“Seperti transportasi, ada juga waste to energy, sampah menjadi energi, listrik. Pengelolaan limbah air, cair dan noncair, sampai dengan water suplay atau suplai air bersih,” ungkapnya. 

Menanggapi hal tersebut, Yana menyambut baik program yang diluncurkan oleh Pemerintah Jerman. Hal itu mampu mempercepat akselerasi pembangunan Kota Bandung.

“Pemerintah Kota Bandung mengapresiasi adanya penawaran kerja sama ini. Tentunya bisa cepat mengakselerasi pembangunan. Tentu semata-mata untuk menigkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengakui, di Kota Bandung lebih condong terhadap akselerasi pembangunan transportasi publik. 

“Kita mungkin lebih kepada transportasi publik. Kita punya perencanaan yang sudah siap. Di Bappelitbang sudah ada perencanaan itu. Tinggal kita atur di sisi pembiayaannya,” kata Yana.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers