web analytics
  

Khawatir Covid-19, Warga Diminta tak Rayakan Libur Panjang

Rabu, 21 Oktober 2020 20:35 WIB
Umum - Nasional, Khawatir Covid-19, Warga Diminta tak Rayakan Libur Panjang, Libur Panjang,COVID-19,Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Kemacetan di Puncak Bogor. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Masyarakat diminta tak merayakan perjalanan liburan pada 28 Oktober 2020. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai antisipasi terjadinya penularan Covid-19.

Menurutnya dengan berkumpulnya banyak orang pada hari libur tersebut akan menimbulkan kemacetan sehingga berpotensi terjadi penularan virus corona.

"Kalau timbul kemacetan hal-hal yang mungkin penularan juga terjadi. Maka jangan bertumpu di tanggal 28, bisa tanggal 29. Kan ini liburnya panjang, kalau betumpu di tanggal 28 timbul kemacetan," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Selain penularan, lanjut Budi, kemacetan juga membuat rugi masyarakat, terutama soal waktu. Pasalnya, kemacetan membuat waktu perjalanan semakin panjang.

"Misalnya, perjalanan ke Solo biasanya 9 jam menjadi 12 jam," ujarnya.

Dalam hal ini, Budi telah memetakan daerah mana saja yang akan dipadati oleh kendaran. Salah satunya adalah jalan yang menuju daerah timur Jawa.

"Kemudian di kapal arah Sumatera, serta di jalan menuju bandara," tuturnya.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini juga meminta kepada Kadishub di daerah-daerah agar memantau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang tepat.

"Protokol kesehatan dikawal dari daerah ke daerah sampai kabupaten dikawal," pungkas dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers