web analytics
  

Masa Pandemi Tantangan bagi Industri Perhotelan

Rabu, 21 Oktober 2020 18:45 WIB
Bisnis - Hotel, Masa Pandemi Tantangan bagi Industri Perhotelan, Industri Perhotelan,Industri Hotel di tengah pandemi,Hotel

Ilustrasi kamar hotel. ( shutterstock)

AYOBANDUNG.COM -- Industri perhotelan juga tak luput dari dampak Covid 19. Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), anjuran untuk tidak keluar rumah guna menekan laju penyebaran virus, menyebabkan industri ini terseok.

Namun, situasi ini tak membuat industri perhotelan menyerah. Dengan dukungan pemerintah, yang memasukkan perhotelan dalam sektor yang diizinkan tetap beroperasi selama PSBB, hotel-hotel terus beradaptasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tamunya.

Tak hanya itu, hotel juga memberikan beragam promo untuk mengakomodasi tren staycation atau menginap di hotel sebagai ganti liburan.

Menangkap tren tersebut, Mister Aladin bekerja sama dengan grup Archipelago International membagikan diskon 40% untuk menginap di hotel-hotel yang tergabung dalam grup tersebut, di antaranya adalah Hotel Aston, NEO Hotels, favehotels, Harper, Quest Hotels, The Alana, hingga Kamuela Villas.

"Kami percaya bahwa dengan adanya diskon, masyarakat bisa lebih memperhitungkan untuk berlibur di hotel selama pandemi. Selain diskon 40%, ada juga pemberian diskon tambahan sebesar 5% yang bisa dipakai untuk memesan hotel pada tanggal flash sale berikutnya," kata Managing Director Mister Aladin Veranika Gunawan dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2020).

Veranika menyebut, diskon 40% ini diberikan saat Parade Flash Sale yang berlangsung tiap bulan di tanggal tertentu hingga Desember 2020.

"Selama bulan Oktober, flash sale berlangsung pada 20 dan 26 Oktober pukul 18.00-22.00 WIB," ucapnya.

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, industri perhotelan kini siap menjamin kesehatan para tamu dan juga para karyawannya.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

artikel terkait

dewanpers