web analytics
  

Polisi Amankan Admin Penggerak Pelajar yang Demo

Rabu, 21 Oktober 2020 19:59 WIB
Umum - Nasional, Polisi Amankan Admin Penggerak Pelajar yang Demo, pelajar demo,STM demo,SMA demo,SMP demo,Polda Metro Jaya,Omnibus Law,Cipta Kerja

ilustrasi demonstrasi (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan admin media sosial yang menggerakan pelajar mengikuti unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Menurut Yusri, dengan ditangkapnya penggerak tersebut, dirinya mengklaim jumlah pelajar yang kerap melakukan perusuhan saat aksi unjuk rasa jauh berkurang. Dia menilai, aksi unjuk rasa yang digelar elemen buruh dan mahasiswa pun yang digelar Selasa (20/10) berjalan lancar.

"Dengan admin yang diamankan kemarin Alhamdulillah kemarin berkurang yang datang ke sini," ujar Yusri dalam konferensi pers di Kompleks Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2020).

Namun Yusri menegaskan akan tetap menindak tegas mereka yang tetap melakukan pengahasutan dan memprovokasi agar berbuat kerusuhan saat aksi unjuk rasa. Sambung Yusri, mayoritas para pelajar baik STM, SMK, dan SMP bahkan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar mengaku mendapatkan undangan atau ajakan dari media sosial untuk berbuat onar saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Saya diundang Pak, melalui media sosial, diajak teman nanti dapat duit di sana, dapat makan, tiket kereta sudah disiapin, truk sudah disiapin, bus sudah disiapin tinggal datang ke sana lempar-lempar saja," kata Yusri, meniru ucapan pendemo usia pelajar.

Dalam kasus ini, kata Yusri, Polda Metro Jaya telah mengamankan tiga tersangka MI, WH selaku admin Facebook STM-SEJABODETABEK dan FN sebagai admin akun instagram @panjang.umur.perlawanan pada Senin (19/10) malam WIB. Ketiga pengelolah media sosial tersebut diduga sebagai penggerak pelajar untuk membuat kericuhan saat unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada 8 dan 13 Oktober 2020 lalu.

"Layer yang di atasnya akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan kita akan kejar sampai mana pun. Karena ini kalau dilihat bagaimana isi dari grupnya itu, kalau ketemu polisi harus seperti apa, itu betul-betul penghasutan," ungkap Yusri.

Atas perbuatannya, mereka akan dikenakan Pasal 28 Ayat 2 Jo Oasal 45a Ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 ITE dan Pasal 14 dan 15 UU No 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, dan Pasal 207 KUHP, dengan ancaman 10 tahun penjara.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Bertambah 13 Ribuan Kasus Covid-19, Indonesia Kembali Catat Rekor Kema...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 16:35 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 13.695 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Kamis...

Umum - Nasional, Bertambah 13 Ribuan Kasus Covid-19, Indonesia Kembali Catat Rekor Kematian, COVID-19,Corona,data corona,Data Covid-19 hari ini,Data Corona hari ini,penambahan kasus Covid-19

HTI dan FPI Dilarang Ikut Pemilu, Pengamat: Konsekuensi Politik

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 14:36 WIB

Draft Rancangan Undang Undang (RUU) Pemilu yang sedang digodok di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengatur soal pelaranga...

Umum - Nasional, HTI dan FPI Dilarang Ikut Pemilu, Pengamat: Konsekuensi Politik, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI),Front Pembela Islam (FPI),FPI dan HTI,FPI dan HTI dilarang pemilu

Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Dia...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 13:11 WIB

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri masih melengkapi tiga berkas perkara tersangka Hab...

Umum - Nasional, Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Diadili, Baliho Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Sidang Kasus Habib Rizieq Shihab

Ini Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 12!

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 12:29 WIB

Program Kartu Prakerja gelombang 12 diwacanakan akan segera dimulai.

Umum - Nasional, Ini Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 12!, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 12,Pelatihan Kartu Prakerja,syarat kartu prakerja gelombang 12,Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja,kapan prakerja gelombang 12 dibuka

Ini Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 11:15 WIB

Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021

Umum - Nasional, Ini Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021, BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),BPJS Ketenagakerjaan,menkeu,bsu karyawan

Buka Wacana Karantina Mikro, Pemerintah Dinilai Makin Tidak Jelas dala...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 08:11 WIB

Pemerintah membuka wacana karantina wilayah level mikro untuk mengisolasi wilayah terpapar Covid-19

Umum - Nasional, Buka Wacana Karantina Mikro, Pemerintah Dinilai Makin Tidak Jelas dalam Penanganan Covid-19, psbb,PPKM,Karantina,COVID-19

Peracik Rasa Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Wafat

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 06:29 WIB

Kabar duka datang dari dunia kulineran Indonesia. Peracik bumbu Indomie, Nunuk Nuraini dikabarkan meninggal dunia Rabu (...

Umum - Nasional, Peracik Rasa Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Wafat, Peracik rasa Indomie Nunuk Nuraini,Peracik rasa Indomie meninggal,Nunuk Nuraini meninggal,Nunuk Nuraini

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:56 WIB

Total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.024.298 infeksi. Kasus positif terus bertambah signifikan pasca dua p...

Umum - Nasional, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis, Tempat Tidur Pasien Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pasien Covid-19 di RS

artikel terkait

dewanpers