web analytics
  

Sungai Padawaras Meluap, Puluhan Rumah di Tasik Terendam

Rabu, 21 Oktober 2020 13:09 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Sungai Padawaras Meluap, Puluhan Rumah di Tasik Terendam, Banjir tasikmalaya,Berita Tasikmalaya,Sungai Padawaras

Salah satu rumah warga di Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, terendam akibat luapan Sungai Padawaras (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten sejak kemarin hingga Rabu (21/10/2020) dini hari, membuat Sungai Padawaras meluap. Akibatnya puluhan rumah di Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan, setiap hujan intensitas besar, wilayah Desa Cikupa selalu digenangi air luapan dari Sungai Padawaras. Ini akibat kondisinya sudah mengalami pendangkalan.

"Penyebabnya itu karena sedimentasi Sungai Padawaras. Airnya meluap ke pemukiman warga," ucap Nuraedidin.

Setidaknya, kata Nuraedidin, sekitar 70 rumah warga selalu tergenang saat luapan air itu terjadi. Meski banjir selalu surut dengan sendirinya, namun kondisi ini merepotkan warga sekitar.

"Yang hari ini saja sudah berangsur surut. Tapi kalau tiap hujan selalu meluap dan banjir, kasian warga juga jadi repot," ujar Nuraedidin.

Melihat kondisi itu, lanjut Nuraedidin, Pemkab Tasikmalaya sudah berkordinasi dengan BBWS untuk melakukan pengerukan sedimentasi sungai.

"Kita koordinasi dengan BBWS, mudah-mudahan ada solusi dari mereka. Di sisi lain kita sosialisasi kepada warga jika dikeruk, efeknya tanah warga yang berada di pinggir sungai akan rusak dan tidak ada ganti rugi. Itu sesuai aturannya," ungkap Nuraedidin.

Sementara itu, Diki Setiawan (35) warga sekitar mengatakan, dalam tiga tahun terakhir wilayahnya sering tergenang banjir jika hujan turun dengan intensitas tinggi. Dia menyinyalir hal ini akibat adanya lubang dan pendangkalan di Sungai Padawaras

"Capek pak, harus selalu dibersihkan jika ada banjir. Meskipun banjir kadang sehari surut tapi kita capek bersih-bersihnya. Belum lagi perabotan rusak karena tergenang air, " ucap Diki.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers