web analytics
  

Buruh Siapkan Lagi Aksi Besar Tolak UU Ciptaker

Rabu, 21 Oktober 2020 13:04 WIB
Umum - Nasional, Buruh Siapkan Lagi Aksi Besar Tolak UU Ciptaker, Omnibus Law,uu ciptaker,Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI),Buruh,Unjuk Rasa,dpr

Refleksi kacamata salah seorang masa aksi menunjukkan suasana unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). Ribuan buruh memadati area depan Gedung Sate serempak menolak dan menuntut agar membatalkan Undang-undang Cipta Kerja yang baru-baru ini disahkan. Dalam aksi tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menemui ratusan buruh yang menggelar unjuk rasa tersebut. (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/Magang)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gelombang penolak Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker)  masih berlanjut. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal menyiapkan unjuk rasa yang diikuti massa yang banyak.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, aksi besar itu akan dilakukan saat DPR membuka masa sidang dan mengakhiri masa reses untuk menolak Omnibus Law UU Ciptaker. KSPI menggelar aksi ini untuk meminta DPR RI mengajukan legislatif review atas UU Ciptaker

Said Iqbal mengklaim, aksi ini akan diikuti berbagai aksi buruh, di antaranya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea, beserta 32 organisasi serikat buruh lainnya, serta organisasi yang tergabung dalam Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas). 

"Aksi ini terarah, terukur, dan konstitusional," kata Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring pada Rabu (21/10/2020).

Ia menjelaskan, arah aksi ini jelas, yakni menolak Omnibus Law UU Ciptaker. Adapun maksud terukur, lanjut dia, adalah bahwa aksi ini akan dikoordiasikan secara nasional oleh serikat buruh tanpa ada kepentingan politik lain, tanpa ada kerusuhan dan semata-mata digalakkan untuk menolak Omnibus Law UU Ciptaker.

Adapun dalam aspek konstitusional, Said Iqbal menekankan bahwa aksi ini dimaksudkan agar DPR RI mau mengajukan legislative review oleh DPR untuk UU Cipta Kerja, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 22a dan UU tentang Pembuatan Peraturan Perundang-undangan. Ia mengatakan, KSPI Bersama serikat buruh telah menyurati seluruh anggota DPR RI untuk mengajukan permohonan legislative review.

Said Iqbal belum mau memastikan kapan waktu aksi ini akan dilakukan. Namun ia menyatakan, aksi ini akan digelar pada saat DPR RI memasuki masa sidang. Masa reses DPR RI ini akan berakhir pada 8 November 2020 mendatang.

Said mengatakan, aksi ini akan digelar di pusat maupun di daerah. Di pusat, titik aksi akan digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi ini diikuti pula oleh serikat buruh di daerah di mana aksi diarahkan ke Gedung DPRD.

"Aksi ini sekali lagi tidak rusuh, tidak anarkis, dan tidak merugikan pihak-pihak. Fokus, tidak ada politik, tidak ada yang menunggangi aksi ini," ujar Said Iqbal.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Polri: 22 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Timur

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 19:44 WIB

Kepala Biro Penerangan masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri,  Brigjen Rusdi Hartono mengugkapkan sudah 22 terduga...

Umum - Nasional, Polri: 22 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Timur, Polri,Teroris di Jawa Timur,Densus 88 Antiteror

Gilang 'Fetish Kain Jarik' Divonis 5,5 Tahun Penjara

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 18:08 WIB

Gilang 'Fetish Kain Jarik' Divonis 5,5 Tahun Penjara

Umum - Nasional, Gilang 'Fetish Kain Jarik' Divonis 5,5 Tahun Penjara, fetish kain jarik,gilang fetish kain jarik,vonis gilang fetish kain jarik,gilang

Dugaan Suap Pajak di DJP, Sri Mulyani: Bentuk Pengkhianatan

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 16:57 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyayangkan adanya dugaan kasus suap pegawai negeri sipil (PNS) di Direktorat Jenderal Paj...

Umum - Nasional, Dugaan Suap Pajak di DJP, Sri Mulyani: Bentuk Pengkhianatan, Korupsi DJP,Suap Pajak DJP,menteri keuangan,Sri Mulyani,Suap Ditjen Pajak

Iskak dan Ateng ialah Yin dan Yang dalam Dunia Pelawak

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 16:10 WIB

Mereka sempat tergabung dalam grup lawak Kwartet Jaya bersama Bing Slamet dan Eddy Sud.

Umum - Nasional, Iskak dan Ateng ialah Yin dan Yang dalam Dunia Pelawak, Ateng,Iskak,Pelawak,Sejarah Hari Ini,3 Maret,humor,Guyonan,Indonesia,Lagi-Lagi Ateng

Kominfo Blokir Aplikasi Snack Video

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 15:13 WIB

Pemblokiran ini dilakukan atas permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Umum - Nasional, Kominfo Blokir Aplikasi Snack Video, Kominfo blokir Snack Video,Snack Video diblokir,Snack Video,Kominfo

Mutasi Baru B117 Masuk RI Pertengahan Januari, Tapi Baru Diumumkan Mar...

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 13:32 WIB

Mutasi virus baru strain B117 dari Inggris telah masuk ke Indonesia. B117 masuk ke tanah air tepat satu tahun peringatan...

Umum - Nasional, Mutasi Baru B117 Masuk RI Pertengahan Januari, Tapi Baru Diumumkan Maret, Corona B117,virus corona B117,B117,virus corona B117 Karawang,Virus Corona B117 di jabar

Usai Cabut Perpres Investasi Miras, Jokowi Diminta Fokus Bahas RUU Mir...

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 13:21 WIB

Keputusan pemerintah mencabut lampiran terkait investasi minuman keras (miras) dalam Peraturan Presiden (Perpres) 10 Tah...

Umum - Nasional, Usai Cabut Perpres Investasi Miras, Jokowi Diminta Fokus Bahas RUU Miras, Jokowi Investasi miras,Perpres investasi miras,Jokowi cabut perpres investasi miras,RUU Miras

Arab Saudi Wajibkan Jamaah Haji 2021 Divaksin Covid-19

Nasional Rabu, 3 Maret 2021 | 12:02 WIB

"Vaksin Covid -19 wajib bagi mereka yang hendak menjalani ibadah haji sekaligus akan menjadi syarat utama (untuk mengant...

Umum - Nasional, Arab Saudi Wajibkan Jamaah Haji 2021 Divaksin Covid-19, Jamaah haji 2021 wajib sudah divaksin Covid-19,Kementerian Kesehatan Arab Saudi,Vaksin Covid -19 wajib bagi jamaah haji

artikel terkait

dewanpers