web analytics
  

7 Khasiat Madu yang Harus Diketahui

Rabu, 21 Oktober 2020 12:49 WIB Ananda Muhammad Firdaus
Gaya Hidup - Sehat, 7 Khasiat Madu yang Harus Diketahui, madu,Manfaat madu,Kesehatan,Antioksidan,nutrisi,antibakteri,luka,batuk,Diare,otak

madu. (Steve Buissine/Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM --  Madu adalah salah satu makanan yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Berbagai budaya di dunia pun memanfaatkan cairan manis ini dalam banyak keperluan pengobatan.

Melansir dari medicalnewstoday, Rabu (21/10/2020), ini 7 khasiat dari madu bagi kesehatan tubuh.

1. Efek antioksidan
Madu alami mengandung berbagai senyawa yang bertindak sebagai antioksidan, termasuk fitokimia, flavonoid, dan asam askorbat.

Antioksidan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh dengan membersihkan radikal bebas. Para ilmuwan telah mengaitkan stres oksidatif dengan berbagai kondisi kesehatan kronis, termasuk banyak jenis kanker. Dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, orang dapat mengurangi risiko penyakit kronis.

2. Nutrisi / Energi
Madu mengandung nutrisi khusus yang dapat menjadi tambahan yang menyehatkan untuk makanan. Madu alami secara alami mengandung sejumlah kecil vitamin dan mineral.

Madu secara alami mengandung gula. Sedikit lebih dari setengah gula dalam madu adalah fruktosa. Penelitian telah mengaitkan fruktosa dengan berbagai masalah kesehatan.

Namun, meski dengan kandungan fruktosanya, madu bisa menjadi pilihan yang lebih sehat daripada jenis gula lainnya. Karena efek perlindungan terhadap diabetes dan beberapa jenis madu dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol.

3. Antibakteri 
Madu adalah agen antibakteri dan antimikroba alami yang berarti dapat membunuh bakteri dan jamur berbahaya. Juga, karena komposisi kimianya yang unik, tidak membantu jamur atau bakteri untuk tumbuh.

Karena sifat antibakterinya, orang dapat menggunakannya untuk membersihkan luka.

Penelitian telah menunjukkan bahwa madu manuka, yang merupakan sejenis madu mentah, dapat membunuh patogen umum termasuk bakteri yang menyebabkan keracunan makanan dan infeksi luka, mikroba penyebab infeksi kulit, bakteri penyebab tukak lambung dan gastritis kronis

4. Penyembuhan luka
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa madu bekerja dengan baik sebagai pembalut penyembuhan luka.

Madu bermanfaat dalam penyembuhan luka karena sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidannya. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa madu memiliki khasiat antivirus dan antijamur.

Selain itu, madu bersifat asam, yang membantu melepaskan oksigen dari luka dan mempercepat penyembuhan. Oleskan madu mentah langsung ke luka kecil dan luka bakar, lalu letakkan kain kasa atau perban di atas luka.

5. Meredakan batuk
Madu mungkin sama atau lebih efektif daripada beberapa obat batuk yang dijual bebas (OTC). Banyak obat batuk tidak aman untuk dikonsumsi anak kecil, jadi madu bisa menjadi alternatif yang baik untuk anak di atas usia satu tahun.

Madu dapat memberikan cara yang efektif untuk mengurangi keparahan dan frekuensi batuk malam hari pada anak. Satu studi skala kecil menemukan bahwa susu dan satu jenis campuran madu dapat meredakan batuk anak-anak seefektif obat OTC.

Untuk meredakan batuk, minumlah satu sendok teh madu mentah dan hindari cairan atau makanan lain setelahnya agar madu dapat melapisi tenggorokan.

6. Obat diare
Madu mentah mungkin memiliki efek menenangkan pada pencernaan, membantu mengatasi gejala diare.

Sebuah penelitian terhadap 150 anak penderita gastroenteritis, menemukan bahwa mereka yang menerima madu dengan larutan rehidrasi oral memiliki pemulihan yang lebih baik dari diare dibandingkan mereka yang tidak menerima madu. Anak-anak yang menerima madu mengalami lebih sedikit buang air besar dan sembuh lebih cepat dari penyakit.

Untuk membantu mengobati diare ringan, coba minum satu sendok teh madu mentah atau campur madu dengan minuman. Hindari mengonsumsi madu terlalu banyak karena kelebihan gula dapat memperburuk diare.

7. Melindungi kerusakan pada otak 
Terdapat antioksidan pada madu yang disebut pinocembrin dapat meningkatkan fungsi otak. Para peneliti telah menemukan bahwa pinocembrin memiliki efek sebagai pelindung saraf. Dengan kata lain, madu memiliki khasiat yang melindungi otak dan sel saraf dari kerusakan sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan otak seiring bertambahnya usia. 

Beberapa bukti menunjukkan bahwa madu memiliki kekuatan antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat bermanfaat bagi otak. Sebuah penelitian pada hewan menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi madu memiliki perlindungan terhadap kerusakan otak yang disebabkan oleh paparan timbal.

Selain itu, sebuah ulasan menyatakan bahwa madu mentah mungkin mengandung bahan-bahan yang membantu melawan peradangan di hipokampus, bagian otak yang terlibat dalam memori. (Muhammad Farhandika)

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers