web analytics
  

Kisah Warga Majalengka Setahun Tak Pulang karena Corona

Rabu, 21 Oktober 2020 08:27 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Bandung, Kisah Warga Majalengka Setahun Tak Pulang karena Corona, Dampak Corona,Dampak Covid-19,mudik,Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku

Sejumlah calon penumpang saat akan manaiki bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jumat (18/9/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BOJONGSOANG, AYOBANDUNG.COM -- Asri, warga Kabupaten Majalengka, sudah lebih dari lima tahun tinggal di Kota Bandung. Dimulai dari kuliah hingga akhirnya bekerja seperti sekarang.

Sesekali perempuan kelahiran 1992 itu pulang ke kampung halaman untuk bertemu orang tua dan sanak saudara. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda, Asri memutuskan tak pulang ke Majalengka.

"Bukannya enggak mau pulang. Sebenernya pengen bangen pulang. Pengen ketemu Ibu. Tapi enggak bisa. Soalnya kan sekarang masih pandemi," tuturnya kepada Ayobandung.com, Rabu (21/10/2020).

Asri mengaku terakhir pulang ke Majalengka akhir tahun lalu. Jadi sampai sekarang, ia sudah tak pulang ke rumah hampir satu tahun.

Untuk menebus rasa kangen kepada keluarga, Asri hanya bisa menghubungi ibunya lewat telepon. Kadang-kadang juga lewat video call.

Meski begitu, Asri mengaku, komunikasi via telepon tak bisa menebus rasa rindunya 100%. Keinginan untuk pulang kampung masih ada dan semakin kuat setiap harinya.

Namun demi keamanan bersama, ia menahan dulu untuk tidak pulang. Sebab saat pulang, Asri harus menggunakan angkutan umum dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Kondisi tersebut tentu saja menambah risiko penularan Covid-19.

Ditambah lagi, baru-baru ini Kota Bandung pernah berstatus zona merah. Selain itu ada beberapa orang di lingkungannya yang terkena Covid-19. Hal ini tentu membuat Asri lebih waspada.

Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan saja tidak cukup. Ia juga harus berusaha untuk tidak memperluas kemungkinan penyebaran virus dengan tidak pulang pergi ke luar kota.

"Kalau mau aman, kita keluar kota kan harus di-swab. Itu ribet juga sih. Makanya mending tahan dulu untuk pulang kampung," papar Asri.

Selain memutuskan tidak pergi keluar kota, Asri juga berusaha menaati protokol kesehatan saat keluar rumah, di antaranya memakai masker, rajin mencuci tangan dengan membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers