web analytics
  

Total Denda Protokol Kesehatan di Kota Bandung Capai Rp102 Juta

Rabu, 21 Oktober 2020 06:14 WIB
Bandung Raya - Bandung, Total Denda Protokol Kesehatan di Kota Bandung Capai Rp102 Juta, razia masker,Razia masker Bandung,razia protokol kesehatan bandung,sanksi razia masker

Warga Bandung yang terjaring razia masker akan langsung diberikan sanksi di tempat. (dok. Humas Setda Kota Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah mengantongi dana sebesar Rp102 juta lebih yang berasal dari sanksi denda kepada pelanggar protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang diperketat.

Total 1.183 pelanggaran yang dilakukan perorangan dan badan usaha telah ditindak oleh petugas.

"Denda adminstrasi (yang terkumpul) sudah di angka Rp102 juta," ujar Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi di Balai Kota Bandung, Selasa (20/10/2020).

Ia mengatakan, badan usaha yang melanggar protokol kesehatan mengacu kepada peraturan Wali Kota Bandung yaitu mereka yang belum direlaksasi namun memaksakan untuk beroperasi.

Selain itu, terdapat badan usaha yang sudah direlaksasi namun beroperasi melebihi jam operasional yang ditentukan. "Denda yang ditetapkan di perwal antara Rp100.000 hingga Rp500.000," katanya.

Idris melanjutkan, sebanyak 1.180 lebih pelanggaran protokol kesehatan di antaranya tidak memakai masker telah ditindak. Menurutnya, jumlah pelanggaran tidak memakai masker di masa AKB mengalami peningkatan dibandingkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu.

"Pelanggaran berbagai jenis, kebanyakan tidak memakai masker ternyata pelanggaran ini masa PSBB dan AKB ternyata ada peningkatan di AKB," katanya.

Menurutnya, sanksi yang diberikan kepada pelanggar tidak memakai masker yaitu kerja sosial, denda administrasi, ataupun teguran langsung. Menurutnya, sanksi sosial yang pernah dilakukan di antaranya menyapu jalan sambil mengenakan rompi.

Ia melanjutkan, upaya yang dilakukan untuk menekan pelanggaran yaitu rutin berpatroli di pasar tradisional dan pasar tumpah yang dalam satu hari diterjunkan 2 unit berisi 60 petugas. Mereka berkeliling mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan. dan menjaga jarak aman.

Menurutnya, pihaknya juga melakukan patroli di pusat perbelanjaan, sorum dan tempat hiburan malam. Katanya, pihaknya berpatroli tiap hari namun pada hari-hari tertentu petugas dipertambah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers