web analytics
  

Pelatih Persib Sempat Dibidik Klub Liga Italia Torino

Selasa, 20 Oktober 2020 18:59 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Sempat Dibidik Klub Liga Italia Torino, Pelatih Persib Roberts Alberts,Torino,Liga Italia

Pelatih Persib Roberts Alberts. (Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Perjalanan karier kepelatihan Roberts Alberts diketahui cukup panjang dalam industri sepak bola. Robert banyak berkelana menukangi tim di berbagai negara khususnya di Asia. 

Sejak musim 2019, pelatih asal Belanda itu menjadi juru taktik Persib Bandung. Di musim 2020, Robert bahkan mengusung target juara bersama Persib sebelum Liga ditunda karena pandemi Covid-19. 

Berbicara karier kepelatihannya, Robert Alberts dikenal dengan tangan dinginnya yang kerap mengantarkan tim asuhannya berhasil merengkuh gelar juara. Maka tak aneh bila berbagai klub ngebet membidik Robert untuk menjadi sang arsitek tim.

Tak tanggung-tanggung, pelatih berusia 65 tahun itu pernah ditawari untuk melatih beberapa klub Eropa. Di masa awal kepelatihannya, Robert menyebut, dilirik oleh sejumlah klub di berbagai negara seperti Swedia, Norwegia, hingga klub Prancis.

"Pada awal karir saya sebagai pelatih, saya pernah mendapat beberapa tawaran bagus dari tim Eropa. Ada beberapa di Swedia seperti Kalmar, klub dari Norwegia, HamKam (Hamarkameratene) lalu dari Selandia Baru juga ada. Tawaran dari Eropa lainnya itu ada dari klub Prancis," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Selasa (20/10/2020).

Dari banyaknya tawaran, Robert mengaku pernah ditawari untuk bergabung dengan klub elite di Eropa yakni kontestan Seria A Liga Italia, Torino. Robert menyebut tawaran tersebut terjadi saat dirinya masih melatih di Singapura atau sekitar tahun 1996-1999.

"Tawaran terbesar yang pernah saya terima adalah dari Torino ketika saya berada di Singapura. Jadi saat itu ada beberapa tawaran yang datang dari Eropa," ungkap Robert.

Meski begitu, Robert mengatakan, sudah tidak ada lagi tawaran dari klub Eropa dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Hal itu, kata Robert, dapat dimaklumi lantaran dirinya lama berkarier di wilayah Asia.

"Dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak ada tawaran dari Eropa karena sudah tidak ada yang tahu saya, itu normal. Karena saya memilih untuk tinggal di sini cukup lama," ujar Robert.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers