web analytics
  

9 Orang Saksi dari KAMI Diperiksa Polda Jabar

Selasa, 20 Oktober 2020 20:43 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, 9 Orang Saksi dari KAMI Diperiksa Polda Jabar, KAMI,KAMI Jabar,Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A. Chaniago (ayobandung/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Petugas kepolisian terus melakukan pengembangan terkait kasus penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan pada anggota polisi berpangkat Brigadir berinisial A. Kali ini, saksi yang diperiksa bertambah 3 orang. Dengan demikian, total sebanyak 9 orang saksi telah diperiksa Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan sejauh ini sudah ada sembilan orang saksi yang dimintai keterangan oleh polisi.

"Iya, total 9 orang. Ada 3 orang lagi yang dimintai keterangan oleh Ditreskrimum Polda Jabar," ujar Erdi, Selasa (20/10/2020).

Adapun 3 orang saksi yang dimintai keterangan pada Senin (19/10/2020) diantaranya adalah anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI.

Erdi menuturkan, belum ada tersangka baru yang ditetapkan. Kemudian, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus tersebut.

"Kita lihat dulu nanti hasil pengembangannya, apa yang disampaikan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar, kita lihat dulu perkembangannya, sampai dengan saat ini masih pemeriksaan saksi," jelas Erdi.

Diketahui, anggota polisi berpangkat brigadir berinisial A menjadi korban penganiayaan di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung. Sebanyak tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga dari tujuh orang tersangka kemudian ditahan di Polda Jabar. Belakangan, diketahui 3 orang itu merupakan simpatisan KAMI Jabar. Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan memeriksa 6 petinggi KAMI. Mereka dicecar sekitar 10 pertanyaan.

Sementara itu, petugas kepolisian Polda Jabar menetapkan tujuh orang tersangka terkait unjuk rasa berujung ricuh yang dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Jabar dan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020) lalu.

Pasca kericuhan tersebut, diketahui oknum massa melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap petugas kepolisian dengan pangkat Brigadir berinisial A.

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi, menjelaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap pelaku lain.

"Sementara masih tiga orang yang ditahan, mungkin akan ada pengembangan lain nanti. Masih kita upayakan untuk pengungkapan, itu merupakan posko relawan di mana pada saat itu di posko disiapkan untuk mendukung logistik dan kesehatan terhadap pelaku unjuk rasa," ujarnya di Polda Jabar, Senin (12/10/2020).

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers