web analytics
  

Ini 5 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona di Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2020 16:08 WIB
Umum - Nasional, Ini 5 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona di Indonesia, vaksin corona,Vaksin Corona Indonesia,Vaksin Covid-19

Wakil Presiden Maruf Amin. Setidaknya ada 5 kelompok yang menjadi prioritas suntik vaksin di Indonesia, salah satunya pelajar. (Dokumentasi KIP-Setwapres)

Setidaknya ada 5 kelompok yang menjadi prioritas suntik vaksin di Indonesia, salah satunya pelajar.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, saat ini pemerintah terus berburu dengan waktu soal penemuan vaksin Covid-19.

"Beberapa kandidat vaksin telah memasuki tahap uji klinis terakhir, termasuk yang saat ini dilakukan di Indonesia," kata Ma'ruf Amin, Selasa (20/10/2020).

Sembari menunggu vaksin dapat ditemukan, lanjut Wapres, pemerintah sudah memetakan golongan prioritas yang akan disuntik vaksin terlebih dahulu.

"Agar pada waktunya nanti ketika vaksin dinyatakan memenuhi syarat, masyarakat dapat segera mendapatkan vaksin tersebut," katanya.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan negosiasi kepada AstraZaneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

Untuk pengadaan itu, pihak AstraZaneca meminta uang muka 50% atau setara 250 juta dollar AS atau Rp3,67 triliun.

Dalam proses vaksinasi nanti, pemerintah akan memprioritaskan kepada 5 kelompok sasaran penerima vaksin tersebut, antara lain:

1. Garda terdepan (Medis dan Paramedis contact tracing, pelayanan publik termasuk TNI/Polri, aparat hukum) sebanyak 3,4 juta orang.

2. Masyarakat (tokoh agama/masyarakat), perangkat daerah (Kecamatan, Desa, RT/RW), sebagian pelaku ekonomi sebanyak 5,6 juta orang.

3. Seluruh tenaga pendidik (PAUD/TK, SD, SMP, SMA dan Sederajat Perguruan Tinggi) sebanyak 4,3 juta orang.

4. Aparatur Pemerintah (Pusat, Daerah dan Legislatif) sebanyak 2,3 juta orang.

5. Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 86 juta orang.

Sembari menunggu vaksin Covid-19 ditemukan, Ma'ruf tetap mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat, karena itulah cara satu-satunya saat ini yang paling efektif.

"Sementara itu, cara yang paling efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 adalah menegakkan protokol pencegahan Covid-19 yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers