web analytics
  

Anggaran Penanganan Bencana Alam di Cianjur Selatan Rp838 Juta, Untuk Apa Saja?

Selasa, 20 Oktober 2020 15:00 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Anggaran Penanganan Bencana Alam di Cianjur Selatan Rp838 Juta, Untuk Apa Saja?, Longsor Leles CIanjur,Banjir dan Longsor Cianjur,Longsor Cianjur

Penggunaan alat berat untuk menanggulangi jalan yang tertutup longsor di Cianjur Selatan. (Ayobandung.com/M Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kabupaten Cianjur mengalokasikan anggaran Rp838.724.000 untuk penanganan bencana alam di 4 kecamatan di Kabupaten Cianjur wilayah Selatan. Anggaran tersebut berasal dari biaya tak terduga.

Pj Bupati Cianjur Dudi Sudradjat mengatakan, anggaran tersebut untuk teknis penanggulangan dampak banjir bandang dan lonsgor, terutama di Kecamatan Leles dan Agrabinta.

“Kami alokasikan penanggulangan dampak bencana sebesar itu, peruntukannya operasional pelaksanaan dan perbaikan jembatan gantung,” ujat Dudi Sudradjat kepada Ayobandung.com, Selasa (20/10/2020).

Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, ada 3 jembatan gantung yang rusak, semuanya menghabiskan anggaran sebesar Rp582.859.000.

“Di luar biaya itu ada untuk operasional dan BBM alat berat serta relawan yang di hari pertama sudah di lokasi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur M Irfan Sofyan mengatakan, saat ini tim dari Tagana, Retana, PMI, Satpol PP, Katangtaruna, Pramuka, dan TNI serta Polri masih di lokasi bencana.

“Kawan-kawan masih di lapangan, karena penanggulangan ini tidak bisa sesaat, masih diperlukan waktu, tenaga dan biaya, tapi insyallah bisa kembali pulih,” tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 20:16 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur, mempertanyakan alasan pengembang perumahan Cluster Pesona Cianjur Indah II menempatkan lok...

Umum - Regional, Warga dan Pemkab Cianjur Pertanyakan Lokasi TPU Jauh dari Perumahan, Pemkab Cianjur,TPU,Cluster Pesona Cianjur Indah II

Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalay...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 18:28 WIB

Polres Tasikmalaya membuat sebuah kebijakan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Yakni dengan membuat tempat p...

Umum - Regional, Polsek Karangnunggal Jadi Tempat Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Karangnunggal,Polres Tasikmalaya,Pembuatan SIM di Kabupaten Tasikmalaya

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 17:33 WIB

Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya

Umum - Regional, Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasikmalaya, Klaster pesantren Jabar,Klaster pesantren Covid-19,klaster pesantren Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 16:27 WIB

Takut Jarum Suntik, Perwira Polisi Ini Tutup Mata Saat Divaksin

Umum - Regional, Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Tutup Mata dan Teriak Saat Divaksin, polisi takut jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya

Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:47 WIB

Pergeseran tanah yang terjadi di Cianteg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (28/2/2...

Umum - Regional, Desa di Tasikmalaya Belasan Tahun Alami Retakan Tanah, pergerakan tanah tasikmalaya,pergeseran tanah tasikmalaya,bencana Tasikmalaya,BPBD Kabupaten Tasikmalaya

Tidak Semua Anggota DPRD Cianjur Ikuti Vaksinasi Covid 19, Kenapa?

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:07 WIB

Pada pelaksanaannya, ada beberapa anggota DPRD dam staf Setwan yang tertunda divaksin karena alasan kesehatan.

Umum - Regional, Tidak Semua Anggota DPRD Cianjur Ikuti Vaksinasi Covid 19, Kenapa?, Vaksin,Cianjur,Anggota DPRD

Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercer...

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 15:05 WIB

Kepada petugas ia mengaku nekat menjajakan diri meski dalam kondisi hamil tua lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

Umum - Regional, Cerita PSK Hamil 7 Bulan di Kota Tasikmalaya. Jajakan Diri Usai Bercerai, pekerja seks komersil (PSK) di Tasik,razia penyakit masyarakat (pekat),Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya.,kondisi hamil tua,terdesak kebutuhan ekonomi.

Kawasan Kumuh di Jabar Masih 2.000 Hektare

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 14:36 WIB

Dinas Perumahan dan Pemukiman Jawa Barat mencatat masih ada 2.000 hektare luas kawasan di Jawa Barat (Jabar) yang termas...

Umum - Regional, Kawasan Kumuh di Jabar Masih 2.000 Hektare , Kawasan Kumuh,kawasan kumuh jabar,pemprov jabar,Berita Jabar
dewanpers