web analytics
  

Tolak UU Cipta Kerja, Buruh Ancam Tutup Tol Cileunyi Selama 2 Hari

Selasa, 20 Oktober 2020 14:47 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Tolak UU Cipta Kerja, Buruh Ancam Tutup Tol Cileunyi Selama 2 Hari, Demo Buruh Tolak Omnibus law,Tol Cileunyi Ditutup,Buruh Rancaekek,Rancaekek Macet

Massa aksi gabungan buruh dan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Rancaekek, Selasa (20/10/2020). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

RANCAEKEK, AYOBANDUNG.COM -- Buruh di kawasan Rancaekek mengancam melakukan aksi penutupan gerbang Tol Cileunyi selama 2 hari kedepan. Ancaman tersebut dilakukan saat menggelar aksi unjuk rasa di Simpang Cileunyi, Selasa (20/10/2020).

"Kami berencana melakukan aksi unjuk rasa 3 hari, 20-22 Oktober," ujar Juru Bicara aksi Rismanto di sela aksi.

Dia mengatakan, target dari aksi tersebut adalah menutup gerbang Tol Cileunyi supaya aspirasi mereka, yakni Pemerintah membatalkan Undang-undang Cipta Kerja yang dipandang merugikan buruh, dikabulkan.

"Tujuan kami menutup tol, supaya perekonomiam di sekitar Rancaekek dan Cileunyi bisa terganggu bahkan lumpuh. Supaya pemerintah bisa melihat di daerah bergejolak dan pemerintah mencabut Undang-undang Cipta Kerja," katanya.

Walau demikian, karena petugas keamanan melakukan pengadangan sebelum massa aksi tiba di gerbang tol, aksi tutup gerbang urung dilakukan.

Rismanto mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi dari aksi unjuk rasa tersebut sambil melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian. Telebih masih terdapat 2 hari lagi untuk melakukan aksi dan menggalang kekuatan lebih besar.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers