web analytics
  

Pacaran di Tempat Sepi Jadi Sasaran Kejahatan, Hati-hati!

Selasa, 20 Oktober 2020 14:11 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pacaran di Tempat Sepi Jadi Sasaran Kejahatan, Hati-hati!, Pacaran,pencurian motor,Begal

[Ilustrasi] Satreskrim Polres Tasikmalaya meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan. Tindakan tersebut dilakukan kepada korban yang sedang pacaran di pesisir Pantai Karangtawulan (Pixabay)

MANGUNREJA, AYOBANDUNG.COM -- Satreskrim Polres Tasikmalaya meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan. Tindakan tersebut dilakukan kepada korban yang sedang pacaran di pesisir Pantai Karangtawulan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2020). Pelaku berisinial IR (20) beraksi bersama seorang temannya dengan mengintai terlebih dahulu korbannya di lokasi objek wisata di wilayah Selatan Tasikmalaya itu.

Aksi pencurian dengan kekerasan itu menggunakan modus meminta diantar kepada korban ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat. Setelah korban berhasil dibujuk untuk mengantar pelaku ke SPBU dengan sepeda motornya, di jalan yang sepi, korban dipaksa berhenti. Bagian kepala korban lalu dipukul. Handphone dan sepeda motornya lantas dibawa kabur.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan, kasus yang diungkap adalah kasus pencurian sepeda motor dengan kekerasan di wilayah hukum Polsek Cikalong.

Kronologisnya, terang Hario, bermula saat korban duduk dengan kekasihnya di pinggir Pantai Karangtawulan di Kecamatan Cikalong. Pelaku IR bersama temannya RP dari awal sudah mengincar korban.

"Kedua pelaku mendekati korban kemudian modusnya meminta korban mengantar ke SPBU dengan alasan habis bensin, setelah korban mau mengantar, lalu di tengah jalan sepi, pelaku meminta korban berhenti, korban menolak lalu sontak dipukul pelaku," ungkap Hario, Selasa (20/10/2020).

Setelah dipukul 2 kali, korban terjatuh. HP dan motor korban langsung dibawa kabur oleh pelaku. Korban pun melapor ke Polsek Cikalong. Atas dasar laporan korban, Polsek Cikalong bersama Satreskrim Polres Tasikmalaya melakukan penyelidikan, sampai mendapatkan informasi dari masyarakat di Cikalong ada yang menjual motor Honda Revo.

"Kita cari tahu siapa yang menjualnya, ternyata pelaku IR. Lalu tidak membutuhkan waktu lama dilakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Parungponteng, tempat pelarian pelaku," kata Hario.

Berdasarkan penyelidikan, pelaku merupakan residivis dan pernah dipenjara 6 bulan karena terlibat aksi pencurian dengan pemberatan pada 2016.

"Pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan STNK dan sepeda motor korban. Untuk pelaku lainnya masih kita kejar, " ujar Hario.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers