web analytics
  

Polisi Cianjur yang Amankan Demo Omnibus Law Dites Corona, Ini Hasilnya

Selasa, 20 Oktober 2020 11:02 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Polisi Cianjur yang Amankan Demo Omnibus Law Dites Corona, Ini Hasilnya, Tes Corona,Update Corona Cianjur,demo omnibus law,Cianjur Hari Ini

Ratusan personel Polres Cianjur yang mengamankan unjuk rasa penolakan Omnibus Lawa UU Cipta Kerja menjalani rapid test di Mapolres Cianjur, Selasa (20/10/2020). (Ayobandung.com/M Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Ratusan personel Polres Cianjur yang mengamankan unjuk rasa penolakan Omnibus Lawa UU Cipta Kerja menjalani rapid test di Mapolres Cianjur, Selasa (20/10/2020).

Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.

Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai mengatakan, pengetesan dilakukan karena saat demo terjadi kerumunan yang dikhawatirkan menyebarkan Covid-19.

Dari tes cepat yang dilaksanakan, kata Rifai, hasil sementara tidak ada anggota pengamanan dari Polri yang positif. 

"Hari ini kita lakukan rapid test bagi anggota yang kemarin melakukan pengamanan demo. Hasilnya sementara ini negatif," kata Rifai kepada wartawan di sela kegiatan tes cepat di Mako Polres Cianjur, Selasa.

Rifai menyebutkan, tes cepat merupakan upaya mendeteksi penyebaran covid-19. Dengan begitu, anggota Polres Cianjur sehat dalam menghadapi agenda-agenda pengamanan selanjutnya.

"Dari hasil rapid test ini kita ingin memastikan semua anggota yang kemarin mengamankan demo dalam keadaan sehat karena ke depan ada agenda-agenda selanjutnya," ucap Rifai.

Tes cepat dilaksanakan secara mandiri oleh Polres Cianjur. Namun, ke depan ketika akan melakukan tes usap (swab), Polres Cianjur akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. "Untuk saat ini kami lakukan sendiri di Polres Cianjur," tuturnya.

Rifai mengaku sudah menyiapkan 1.500 alat tes cepat. Termasuk membagikan sebanyak 2.000 masker bagi masyarakat.

"Sekaligus juga kita terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers