web analytics
  

Margasari, Kelurahan dengan Jumlah Kasus Positif Covid-19 Aktif Terbanyak di Bandung

Selasa, 20 Oktober 2020 10:05 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Margasari, Kelurahan dengan Jumlah Kasus Positif Covid-19 Aktif Terbanyak di Bandung, Update Corona Bandung,Informasi Covid-19 Bandung,Data Covid-19 Bandung,Margasari,Kelurahan Margasari,Kecamatan Buahbatu

Mural karya pelukis asal Kota Bandung Andi Sopiandi mengingatkan warga tentang penerapan protokol kesehatan. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM -- Kota Bandung mencatatkan pengurangan 16 kasus positif Covid-19 aktif per Senin (19/10/2020) petang, dari sebelumnya 192 kasus menjadi 176 kasus. Margasari, dengan 9 kasus, berada di urutan pertama daftar kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak.

Data sebaran pandemi di Bandung dapat diakses warga melalui situs web https://covid19.bandung.go.id/ yang dimutakhirkan setiap hari. Jumlah kasus positif aktif bergerak dinamis, dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni jumlah kasus baru, jumlah kasus sembuh, serta jumlah kasus meninggal.

Selain pengurangan 16 kasus positif aktif, juga diketahui terjadi penambahan 33 kasus sembuh menjadi total 1.502 kasus dan penambahan 2 kasus meninggal menjadi total 72 kasus.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Berikut daftar 10 kelurahan di Bandung dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Senin (19/10/2020) petang

Margasari dengan 9 kasus positif aktif

Margahayu Utara (7)

Sarijadi (7)

Sukamiskin (6)

Pasirkaliki (6)

Pasteur (6)

Babakan Tarogong (5)

Babakan Sari (5)

Kebon Jeruk (5)

Cicadas (5)

Profil Kelurahan Margasari

Margasari merupakan satu dari empat kelurahan di Kecamatan Buahbatu. Tiga kelurahan lainnya adalah Cijaura, Sekejati, dan Jatisari. Dengan luas wilayah 2,80 kilometer persegi atau 37,58 persen dari total luas kecamatan, Margasari merupakan yang terluas dari keempatnya.

Berdasarkan dokumen Kecamatan Buahbatu dalam Angka 2019 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, Margasari, yang berada di ketinggian 676 meter di atas permukaan air laut, terdiri dari 21 Rukun Warga (RW) dan 152 Rukun Tetangga (RT). Lagi-lagi angka ini merupakan yang terbanyak dibandingkan keempat kelurahan di Kecamatan Buahbatu.

Jumlah penduduk Margasari per 2018 tercatat sebanyak 36.024 jiwa, terdiri dari 18.029 perempuan dan 17.995 laki-laki. Setahun sebelumnya, jumlah penduduk Margasari tercatat sebanyak 33.148 jiwa.

Margasari merupakan kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak se-Kecamatan Buahbatu, meyumbang hingga 38,60 persen dari total penduduk. Namun, kelurahan ini bukan yang terpadat. Dengan tingkat kepadatan penduduk 12.866 jiwa per kilometer persegi, Margasari kalah padat dibandingkan Cijaura (18.487 jiwa per kilometer persegi) dan Sekejati (13.159 jiwa per kilometer persegi).

Pendidikan dan Kesehatan

Margasari tercatat memiliki 3 unit Sekolah Dasar (SD) dengan 1.280 murid dan 52 guru. Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 2 sekolah dengan 2.017 murid dan 100 guru. Di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Margasari memiliki 2 unit sekolah dengan 1.145 murid dan 58 guru.

Untuk layanan kesehatan, di Margasari tercatat terdapat 1 rumah sakit bersalin, 1 puskesmas, 22 posyandu, dan 3 balai pengobatan.

Pada 2018, tercatat ada 554 kepala keluarga (KK) di Margasari menjadi penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNK) atau yang dulu dikenal dengan nama raskin (beras miskin). Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan tiga kelurahan lain di Kecamatan Buahbatu. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers