web analytics
  

Jabar Penuhi Standar WHO untuk Jumlah Pengetesan Covid-19

Selasa, 20 Oktober 2020 06:11 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jabar Penuhi Standar WHO untuk Jumlah Pengetesan Covid-19, Tes Swab Covid-19,tes swab jabar,Swab Test,Tes PCR,PCR Test,Polymerase Chain Reaction (PCR) kit,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Tes swab Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Minggu ini, Jawa Barat disebut telah berhasil memenuhi jumlah standar minimal WHO untuk pengetesan Covid-19. WHO menetapkan, suatu daerah minimal harus mengetes 1% dari total populasi warganya agar sebaran kasus Covid-19 dapat terpetakan.

"Minggu ini sudah terpenuhi standar WHO, seluruh rakyat Jabar dikali 1% sudah dites PCR. Sudah mencapai 1% dari populasi 50 juta jiwa, yakni 500.000 tes PCR," ungkap Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Senin (19/10/2020).

Meski demikian, ia mengatakan, pihaknya masih akan terus meningkatkan kapasitas testing. Saat ini Jabar juga telah melakukan pelatihan relawan Covid-19 sebanyak 3.000 orang sebagai tenaga tracing kontak.

"Kita terus tingkatkan kapasitas testing. Tadi pagi ada pelatihan relawan Covid-19, 3.000 orang di Bandung Raya untuk penguatan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dan persiapan penambahan relawan untuk tracing," ungkapnya.

Walaupun jumlah minimal pengetesan telah mencapai standar, namun jumlah pelacakan kontak erat kasus Covid-19 di Jabar masih terbilang sangat rendah. Berdasarkan standar WHO, dari satu kasus terkonfirmasi positif, minimal ada 30 orang yang dilacak sebagai kontak erat.

"Menuju standar WHO 1:30 kita masih terkendala. Kita hanya di 1:6, Jakarta di 1:8. Nanti itu kita penuhi dengan relawan-relawan ini," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers