web analytics
  

Agar Diet Berhasil Harus Hindari Karbohidrat? Jangan Keliru, Ini 10 Faktanya

Senin, 19 Oktober 2020 13:21 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Agar Diet Berhasil Harus Hindari Karbohidrat? Jangan Keliru, Ini 10 Faktanya, Diet,tips diet,Diet Sehat,Karbohidrat

[Ilustrasi] Saat diet, karbohidrat kerap dianggap sebagai sumber nutrisi yang sangat dihindari karena bisa membuat gagal diet. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Saat diet, karbohidrat kerap dianggap sebagai sumber nutrisi yang sangat dihindari karena bisa membuat gagal diet.

Namun, tak semua karbohidrat buruk untuk tubuh. Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapat dari karbohidrat. Tubuh juga memerlukannya untuk dapat berfungsi secara optimal.

Memilih karbohidrat yang tepat bisas membantu menurunkan berat badan lebih cepat dan sehat. Dirangkum dari AsiaOne, berikut 10 fakta soal karbohidrat yang ternyata gak buruk-buruk amat.

1. Karbohidrat ada di mana-mana

Karbohidrat bisa ditemukan di sumber nabati seperti gandum. Tiga tipe utama karbohidrat antara lain:

- Gula, bentuk paling simpel dari karbohidrat yang ditemukan secara alami di dalam buah dan sayuran, susu, dan produk susu. Bisa dalam bentuk fruktosa (gula buah), sukrosa (gula pasir) dan laktosa (gula susu).

- Pati, bentuk kompleks dari karbohidrat yang ditemukan alamiah dalam gandum, sayuran, dan kacang-kacangan.

- Serat, karbohidrat kompleks lainnya yang ditemukan alami di dalam sayur, buah, gandum utuh, dan kacang-kacangan.

2. Karbohidrat bukan cuma satu

Karbohidrat mengandung vitamin B, zat besi, kalsium, dan serat, yang dibutuhkan untuk tubuh dapat berfungsi sampai pada tingkatan sel. Selain itu, karbohidrat memengaruhi sistem saraf dan memberikan energi pada otot yang bekerja.

 

Karbohidrat diubah menjadi glukosa dalam aliran darah, memberikan energi yang dihabiskan bahkan hanya dengan duduk diam sekalipun.

3. Karbohidrat tidak membuat gemuk

Faktanya, karbohidrat tidak membuat gemuk, namun gaya hidup sedenterlah yang mempengaruhi. Terlalu banyak yang masuk namun sedikit yang keluar membuat banyak hal menumpuk di tubuh.

Karbohidrat yang tak terpakai di tubuh diubah menjadi asam lemak dan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak. Sebenarnya justru karbohidrat membuat metabolisme lemak dengan mencegah tubuh menggunakan protein sebagai sumber daya energi dan membakar lemak.

4. Ada karbohidrat baik dan jahat

Karbohidrat yang 'baik' merujuk pada makanan utuh yang mengandung vitamin, mineral, serat, dan zat-zat nabati lainnya. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat.

Sementara itu, karbohidrat 'jahat' mengandung gula dalam jumlah besar. Misalnya seperti nasi putih, roti putih, gula, pasta, dan lain-lain yang tidak memiliki nutrisi dan diubah menjadi glukosa lebih cepat dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

5. Karbohidrat adalah makanan otak

Karbohidrat mendukung fungsi otak dan mempengaruhi mood dan memori. Mereka juga memberikan glukosa dalam darah yang dibutuhkan otak untuk bisa berfungsi secara normal.

Otak menggunakan 60 persen glukosa dalam darah di tubuh. Hipoglikemia merupakan kondisi di mana gula dalam darah menurun dan otak membutuh energi yang menyebabkan rasa pusing, linglung, berbicara melantur, dan bahkan kematian.

6. Membantu hidup lebih panjang

Banyak studi yang menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat bisa membantu kita berumur lebih panjang dengan melindungi kita dari penyakit terkait usia seperti penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer's.

Jenis karbohidrat yang Anda asup menentukan hal ini, contoh seperti orang Okinawa yang mengonsumsi ubi manis lebih banyak.

7. Pendorong kekebalan tubuh

Mengonsumsi karbohidrat, terutama sebelum berolahraga menurunkan risiko terkena penyakit karena mendorong kadar sitokin dalam tubuh. Sitokin adalah molekul yang mengatur sistem imun tubuh, melindungi tubuh dari stres yang diakibatkan aktivitas fisik.

 

Karena itu, konsumsilah karbohidrat yang dibakar lebih lambat seperti oatmeal, dua jam sebelum Anda berolahraga.

8. Bisa dimakan kapan saja

Karbohidrat bisa dimakan kapan saja, bahkan sebelum waktu tidur sekalipun. Tubuh memang membutuhkan waktu untuk membakarnya menjadi energi, namun dengan hal ini Anda bisa jadi memiliki energi yang cukup banyak.

9. Rendah-karbo bukan tanpa karbo

Banyak makanan yang mengandung sedikit karbohidrat di dalamnya. Apabila Anda mencoba menurunkan berat badan dengan makanan-makanan yang mengklaim tanpa karbohidrat, yang ada justru Anda mengurangi asupan tersebut dalam tubuh untuk mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan.

10. Anda bisa kecanduan gula

Gula adalah karbohidrat olahan yang jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan lonjakan kadar insulin dalam tubuh dan menyebabkan diabetes tipe 2.

Untuk menanganinya, cobalah mengonsumsinya saat sarapan agar tidak membuat Anda ngidam setelahnya. Pemanis buatan juga bukan solusi untuk hal ini.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers