web analytics
  

Meski Enak dan Digemari, Gorengan Tak Baik untuk Tubuh

Senin, 19 Oktober 2020 12:13 WIB Dudung Ridwan
Gaya Hidup - Sehat, Meski Enak dan Digemari, Gorengan Tak Baik untuk Tubuh, makanan sehat,Gorengan Tak Baik bagi Tubuh,Gorengan Menurut Hiromi Shinya

Gorengan (Istimewa)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Orang Jawa Barat—bahkan Indonesia—sepertinya sudah tak terpisahkan dengan apa yang dinamakan gorengan. Gorengan seolah-olah telah menjadi makanan yang identik dengan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di desa, bahkan di kota pun sudah menjadi budaya.

Rasanya enak. Harganya murah. Bikinnya tidak ribet. Penjual gorengan ada di mana-mana. Jadi, biar gampang, sarapan dengan gorengan. Cemilan makan gorengan. Konsumsi rapat dengan gorengan.

Menurut Profesor Hiromi Shinya, MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, dalam bukunya, The Miracle of Enzyme, mengonsumsi minyak yang diekstrak secara buatan adalah buruk bagi tubuh.

“Minyak diuraikan dan dicerna dalam pankreas. Ada banyak kasus pasien yang mengeluh merasa sakit di sekitar daerah epigastrik (bagian atas perut). Saat tes darah dilakukan kepada mereka, kebanyakan hasilnya menunjukkan kadar amilase tinggi yang tidak normal dalam pankreas. Ketika mewawancarai mengenai sejarah kebiasaan makan mereka, saya menemukan bahwa mereka sangat suka menyantap makanan yang digoreng,” kata Hiromi.

Selain itu, gorengan yang tinggi lemak akan membuat seseorang rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung. Lemak akan merangsang tenggorokan dan membuatnya gatal sehingga mudah terserang batuk.

Jika merasa tidak mungkin berhenti mengonsumsi makanan gorengan, kata Hiromi, sebaiknya Anda mencoba untuk setidaknya mengurangi keseringan mengonsumsinya dengan tujuan menahan diri dari mengonsumsi makanan gorengan lebih dari sekali dalam sebulan.

Bagaimana jika terpaksa harus makan gorengan? Ini tips dari Prof. Hiromi:

  1. Jika terpaksa makan gorengan, singkirkan lapisan tepungnya dan sebisa mungkin tidak menyantap bagian yang berminyak.
  2. Tapi jika tidak bisa menahan diri menyantap bagian luarnya yang berminyak, berusahalah untuk mengunyahnya dengan baik. Mengunyah dengan baik akan mencampur makanan berminyak dengan air liur yang membantu menetralisir asam lemak trans hingga kadar tertentu.

Meskipun demikian, makanan yang digoreng pada umumnya akan menguras enzim-enzim dalam tubuh Anda. Terlebih lagi, oksidasi terjadi dengan sangat cepat dalam makanan yang digoreng menggunakan minyak. Karena umumnya minyak tidak baik bagi tubuh, sebaiknya Anda jangan pernah menyatap makanan gorengan yang telah dibiarkan selama beberapa lama.
 

Editor: Dudung Ridwan

artikel terkait

dewanpers