web analytics
  

Dirut PTDI Budi Santoso Segera Diadili di PN Tipikor Bandung

Senin, 19 Oktober 2020 22:05 WIB
Umum - Nasional, Dirut PTDI Budi Santoso Segera Diadili di PN Tipikor Bandung, Korupsi PTDI,PN Tipikor Bandung,budi santoso

Ilustrasi -- Pengadilan. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dua tersangka kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia tahun 2007-2017 segera menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat.

Kedua tersangka adalah Direktur Utama PTDI Budi Santoso dan eks Asisten Direktur Bidang Bisnis Pemerintah PT DI Irzal Rinaldi Zailani. Mereka telah merugikan keuangan negara mencapai ratusan miliar.

"Dalam perkara dugaan korupsi di PT DI dengan dugaan kerugian Negara sekitar Rp 202 Miliar dan USD 8,6 juta, hari ini Senin (19/10/2020) Tim JPU KPK melimpahkan berkas perkara terdakwa Budi Santoso dan Terdakwa Irzal Rinaldo Zaini ke PN Tipikor Bandung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikro saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2020).

Ali mengatakan penahanan kedua tersangka, kini akan menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Bandung. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK kini juga masih menunggu jadwal majelis hakim untuk membacakan dakwaan terhadap dua tersangka.

"Selanjutnya menunggu penetapan penunjukan Majelis Hakim dan penetapan jadwal persidangan perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan," ucap Ali.

Dalam kasus ini, Budi dan Irzal bersama-sama dengan para pihak lain melakukan pemasaran penjualan di bidang bisnis di PT DI. Tersangka Budi sebagai direktur utama dan dibantu oleh para pihak bekerja sama dengan mitra atau agen untuk memenuhi beberapa kebutuhan terkait dengan operasional PT DI.

Adapun proses mendapatkan dana untuk kebutuhan tersebut melalui penjualan dan pemasaran secara fiktif.

Pada tahun 2008 dibuat kontrak kemitraan/agen antara PT DI yang ditandatangani oleh Direktur Aircraft Integration, Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa, dan PT Selaras Bangun Usaha.

Atas kontrak kerja sama mitra/agen tersebut, seluruh mitra/agen tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban yang tertera dalam surat perjanjian kerja sama sehingga KPK menyimpulkan telah terjadi pekerjaan fiktif.

Selanjutnya, pada tahun 2011, PT DI baru mulai membayar nilai kontrak tersebut kepada perusahaan mitra atau agen setelah menerima pembayaran dari pihak pemberi pekerjaan.

Selama 2011 sampai 2018 jumlah pembayaran yang telah dilakukan oleh PT DI kepada enam perusahaan mitra/agen tersebut nilainya sekitar Rp 330 miliar terdiri atas pembayaran Rp205,3 miliar dan USD8,65 juta atau sekitar Rp125 miliar.

Dengan demikian, kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT DI periode 2007-2017 tersebut senilai Rp330 miliar.

Setelah enam perusahaan mitra/agen tersebut menerima pembayaran dari PT DI, terdapat permintaan sejumlah uang baik melalui transfer maupun tunai sekitar Rp96 miliar yang kemudian diterima oleh pejabat di PT DI, di antaranya tersangka Budi, tersangka Irzal, Arie Wibowo selaku Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan, dan Budiman Saleh.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka? Cek Informasinya...

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 11:11 WIB

Kapan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 dibuka? Berikut prediksi pembukaannya.

Umum - Nasional, Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka? Cek Informasinya di Sini, prakerja gelombang 18,Kartu Prakerja Gelombang 18,pembukaan prakerja 18,Kartu Prakerja

Merugi, Beberapa Rute Internasional Garuda Indonesia Akan Dihapus

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 10:52 WIB

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana menutup beberapa rute internasionalnya. Penutupan ini, karena maskapai pelat...

Umum - Nasional, Merugi, Beberapa Rute Internasional Garuda Indonesia Akan Dihapus, Garuda Indonesia,Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra,rute internasional Garuda Indonesia,rute internasional Garuda Indonesia ditutup

Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 10:49 WIB

Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua

Umum - Nasional, Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua, gejala covid varian delta,kasus covid indonesia,update covid jabar,covid jabar,COVID-19

Ustaz Yusuf Mansur Beli 250 Juta Saham MNC Bank

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 09:06 WIB

Konsorsium yang dipimpin oleh Ustaz Yusuf Mansur menandatangani kerja sama strategis pembelian 250 juta saham PT Bank MN...

Umum - Nasional, Ustaz Yusuf Mansur Beli 250 Juta Saham MNC Bank, Ustaz Yusuf Mansur,MNC Bank,PT Bank MNC Internasional Tbk,Yusuf Mansyur beli saham MNC Bank

Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:50 WIB

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, orang tua seharusnya tidak mengajak anak...

Umum - Nasional, Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal, epidemiologi,Anak Jangan ke Mal,Anak Jangan ke Pasar,Anak Rentan Covid-19,Anak Rawan Covid-19

Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:01 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, pemerintah harus teta...

Umum - Nasional, Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Lockdown,Lockdown 2 Minggu,Lockdown 2 Pekan,Satgas Covid-19

Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Ka...

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 17:35 WIB

Angka kasus Covid-19 harian indonesia kembali pecah rekor. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan ada 14.536 kasus baru,...

Umum - Nasional, Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Kasus, Covid Indonesia Hari Ini,Update Covid Indonesia Hari Ini,kasus Covid-19 harian di Indonesia,covid-19 Indonesia pecah rekor,Gelombang kedua Covid-19 di Indonesia,kasus harian Covid-19

Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 11:01 WIB

Tabungan emas pegadaian merupakan salah satu cara investasi emas yang cukup aman dan terpercaya.

Umum - Nasional, Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan, tips menabung emas di Pegadaian
dewanpers