web analytics
  

Pesan Ibu Membangkitkan Optimisme Pasien Covid-19 

Senin, 19 Oktober 2020 17:37 WIB Andres Fatubun
Umum - Nasional, Pesan Ibu Membangkitkan Optimisme Pasien Covid-19 , Ingat pesan ibu,Pakai masker,Jaga Jarak,cuci tangan pakai sabun,Satgas Covid-19

Ilustrasi. (Sabine van Erp dari Pixabay )

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang penyintas Covid-19, Singgih Wiryono, menceritakan bagaimana pesan dari ibunya membangkitkan optimisme untuk segera sembuh.

"Pesan ibu saya, jangan sampai sakit, kalo sampai sakit siapa yang jaga," cerita Singgih dalam talkshow "Perjuangan Penyintas Melawan Covid-19" dari Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Senin (19/10/2020).

Singgih yang hidup merantau bersama istrinya di Jakarta mengungkapkan sempat menjalani masa isolasi di rumah. 

"Saya tinggal di kamar dan istri saya yang memenuhi semua yang saya perlukan," katanya. 

Selama menjalani masa isolasi, Singgih terbantu dengan dukungan dari istri. Sang istri semakin detil dalam menjaga kebersihan rumah dan lebih berhati-hati ketika melakukan komunikasi dengan dirinya. 

Tak cuma dukungan dari keluarga, Singgih pun mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. 

"Saya sampai malu dan merasa merepotkan tetangga karena Pak RT selalu menyediakan sarapan buat saya dan kiriman paket masker serta handsanitizer yang sudah memenuhi rumah," jelas Singgih. 

Meski merasa kurang nyaman karena mendapatkan perhatian lebih, Singgih kembali teringat pesan lainnya dari sang ibu.

"Roda kehidupan itu berputar. Ketika kita diatas kita harus menolong yang dibawah, begitu sebaliknya," kenang Singgih. 

Apa yang disampaikan Singgih diamini oleh psikolog, Edward Andriyanto Sutardhio, yang hadir di acara yang sama. 

Edward mengatakan ibu adalah simbol dari caring atau rasa cinta. 

"Maka tak heran ketika Mas Singgih menjalani masa isolasi dan mungkin kesepian dia teringat pesan-pesan ibunya, karena ibu itu simbol caring," jelas Edward. 

#ingatpesanibu 
Satgas Covid-19 sendiri memiliki kampanye #ingatpesanibu untuk mengurangi penularan virus corona.

Kampanye tersebut disampaikan lewat video klip musik berdUrasi 30 detik dengan menggandeng Band Padi Reborn.

Lagu ini mengkampanyekan pentingnya #pakaimasker, #cucitanganpakaisabun, dan #jagajarakhindarikerumunan.

Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan sosok Ibu sengaja dipilih karena merupakan sosok yang penting di dalam keluarga di seluruh Indonesia. Ibu adalah sosok yang paling dipatuhi oleh seluruh anak-anaknya.

"Jadi kita ingin memastikan setiap orang patuh apabila mengingat pesan dari ibu. Karena kepatuhan seorang anak kepada ibunya," ujar Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Kamis (1/10/2020).
 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers