web analytics
  

Dibuka untuk Umum, Hotel Hemangini Bandung Terapkan Protokol Kesehatan

Senin, 19 Oktober 2020 13:50 WIB Nur Khansa Ranawati
Bisnis - Hotel, Dibuka untuk Umum, Hotel Hemangini Bandung Terapkan Protokol Kesehatan, Hotel Hemangini Bandung,Protokol kesehatan di hotel

Hotel Hemangini Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM -- Kebijakan relaksasi berbagai pusat kegiatan masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) membuat bisnis hotel kembali menggeliat. Kunjungan bisnis hingga wisata mulai bermunculan meski tak seramai biasanya.

Tak terkecuali di hotel Hemangini, yang terletak di utara Kota Bandung tepatnya Jalan Setiabudhi. Salah satu hotel incaran wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Lembang tersebut telah beroperasi melayani tamu umum dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sales Manager Hemangini Hotel Veronica Dwi Sartika mengatakan, saat ini hotel Hemangini menerima kunjungan wisatawan domestik maupun luar kota, baik kunjungan keluarga maupun rombongan. Namun, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi demi memelihara keamanan bersama.

Vello, sapaan Veronica, mengatakan bahwa tamu yang datang sebagai rombongan atau grup harus menyertakan keterangan rapid test sebelum dapat berkegiatan di hotel Hemangini. Adapun sebuah grup berjumlah mulai dari 20 orang.

"Disebut grup itu kalau minimal ada 20 orang. Mereka harus melampirkan keterangan rapid test, meskipun itu rombongan dari Kota Bandung," ungkap Vello ketika ditemui di hotel Hemangini Bandung, Jalan Dr.Setiabudhi nomor 66, Minggu (19/10/2020).

Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan agar keamanan masing-masing peserta maupun pengunjung hotel lainnya tetap teraga. Hal ini juga berlaku untuk rombongan kunjungan bisnis.

"Karena mereka kan akan stay beberapa hari, dan meeting seharian. Jadi sesama peserta tidak perlu merasa risih karena sudah terjamin," ungkapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya juga secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah sarana hotel. Proses desinfeksi setidaknya dilakukan satu minggu sekali.

"Setiap tamu selesai check-out itu kamar dibersihkan dengan double cleansing. Selain itu area ruang meeting, area hotel, resto, mushola, lobby, resepsionis hingga loker karyawan juga disemprot disinfektan," jelasnya.

Untuk memastikan para tamu menerapkan aturan jaga jarak atau physical distancing, Vello mengatakan pihaknya telah mengurangi kapasitas ballroom hingga 50%. Bila biasanya dapat menampung 200 orang, saat ini dibatasi hanya untuk 80-100 orang.

"Ballroom bisa sampai 200, sekarang maksimal 80-100 saja, sehingga bisa menerapkan jaga jarak. Semua fasilitas kapasitasnya jadi setengahnya," ungkapnya.

Untuk kamar, meski tidak spesifik dilakukan pembatasan okupansi, namun ia menyebut hingga saat ini okupansi tidak pernah menyentuh 100%. Sehingga terdapat kebijakan untuk hanya membuka lantai tertentu.

"Ada buka-tutup lantai kamar karena penyesuaian, tidak open semua. Misalnya dibuka lantai 2 dan 3, nanti di-close lagi, disterilisasi. Baru dibuka lantai 4 dan 5," paparnya.

Di samping itu, ia mengatakan, protokol kesehatan juga diterapkan melalui para karyawan yang bertugas mengenakan APD, pembatasan jarak di meja resepsionis hingga menaruh hand sanitizer di berbagai titik. Poster-poster peringatan untuk menjaga jarak pun dipasang di fasilitas umum seperti lift.

"Intinya saat ini hotel Hemangini tetap menerima kunjungan untuk umum seperti biasa. Namun ada penerapan protokol kesehatan yang harus dipatuhi," ungkapnya. 

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers