web analytics
  

Gencarkan Protokol Kesehatan, Masjid Al-Fathu Dikelilingi Tempat Cuci Tangan

Senin, 19 Oktober 2020 12:50 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Soreang, Gencarkan Protokol Kesehatan, Masjid Al-Fathu Dikelilingi Tempat Cuci Tangan, Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku,Masjid Alfathu,Masjid Agung Alfathu,protokol kesehatan covid-19

Salah satu tempat cuci tangan di Masjid Al-Fathu Soreang. (Ayobandung.con/Rizma Riyandi)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Protokol kesehatan diterapkan di seluruh area kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, tak terkecuali di Masjid Agung Al Fathu. Tempat publik yang terletak di jalan depan muka kantor Bupati tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas protokol kesehatan, salah satunya tempat cuci tangan.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, setidaknya ada empat tempat cuci tangan yang tersedia di halaman masjid. Tempat cuci tangan tersebut diletakkan di halaman depan, halaman selatan, halaman tenggara, dan area pedagang di dekat Masjid Al-Fathu.

Tempat cuci tangan sendiri terdiri dari wastafel, keran, tangki air, dan sabun. Selain itu, guna menjaga sterilisasi, tempat cuci tangan dapat digunakan tanpa harus disentuh saat hendak menghidupkan air dan mengambil sabun.

Saat hendak mencuci tangan, pengunjung masjid bisa menginjak pijakan di bawah westafel untuk menghidupkan air. Begitu juga saat hendak menggunakan sabun, pengunjung cukup menginjak pijakan untuk mengeluarkan sabun cair dari tempatnya.

Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Fathu, Saefulloh mengatakan, tempat cuci tangan telah disediakan sejak bulan April. Pengadaaannya pun dilakukan atas kerja sama DKM dengan Pelang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung.

"Tempat cuci tangan ini sudah ada sejak awal corona ke Indonesia, ya sekitar bulan April," katanya pada Ayobandung.com, Minggu (18/10/2020).

Di samping melengkapi masjid dengan tempat cuci tangan, DKM Al-Fathu juga mewajibkan jemaah untuk menerapkan protokol kesehatan lain, di antaranya menggunakan masker dan menjaga jarak. Pengurus DKM juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di masjid.

"Kalau untuk penyemprotan disinfektan dilakukan dua kali seminggu. Terutama setiap hari jumat, saat orang-orang mau salat Jumat," tutur Saefulloh.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers