web analytics
  

Pemberian Vaksin Corona di Bekasi Mulai 2021, Siapa yang Pertama Dapat?

Senin, 19 Oktober 2020 12:42 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Pemberian Vaksin Corona di Bekasi Mulai 2021, Siapa yang Pertama Dapat?, Vaksin Corona Bekasi,Vaksin Corona Jawa Barat,Berita Bekasi Hari Ini,Bekasi Hari Ini

Petugas medis menyuntikan vaksin Covid-19 kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Jalan Prof. Eyckman, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilaksanakan guna melihat kesiapan tenaga medis pada penanganan dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 kepada 1.620 relawan. ( Ayobandung.com/Kavin Faza)

BEKASI SELATAN, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bekasi menetapkan pemberian vaksin corona penyebab Covid-19 kepada warga mulai awal tahun 2021. Namun, hanya sejumlah orang yang akan mendapatkan vaksin pada awal tahun.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, pemberian vaksin ini mempertimbangkan kajian epidemiologi, ketersediaan vaksin, dan sarana pendukung lainnya.

“Dimulai awal 2021 secara bertahap. Prosesnya sendiri kan butuh waktu,” kata pria yang akrab disapa Pepen saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2020).

Dia mengungkapkan, untuk tahap awal, vaksin Covid-19 akan diberikan kepada 480 ribu warga dari 56 kelurahan. Kriteria warga yang mendapat prioritas vaksin juga sudah ditentukan.

“Ada beberapa kelompok yang dapat prioritas seperti tenaga kesehatan, pelayan publik, dan orang-orang berisiko tinggi yang kontak dengan pasien positif,” ujarnya.

Nantinya, proses pemberian vaksin akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah baik puskesmas, posbindu, maupun RSUD/RSUP, kerja sama dengan klinik, klinik kantor/perusahaan.

Bisa juga dilakukan di rumah sakit swasta, bidan praktek swasta dan lain-lain, termasuk pos-pos pelayanan imunisasi di tempat-tempat strategis.

Pihak yang mendapat prioritas vaksin corona menurut Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya sedang mencari formasi yang pas soal pemberian vaksin Covid-19. Hal itu dilakukan untuk memastikan pihak mana yang lebih dulu akan mendapatkan.

Namun, dia memastikan ada beberapa pihak yang akan menerima vaksin lebih dulu. Di antaranya tenaga kesehatan (Nakes) yang berjuang di garis depan yang berhadapan dengan pasien positif Covid-19.

"Kedua didahulukan di zona merah di daerah-daerah yang paling parah," ujar Ridwan Kamil, yang akrab disapa Emil, Rabu (14/10/2020).

Emil mengatakan, vaksin Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat, khususnya di Jawa Barat ini terbagi dua, ada yang didatangkan dari luar negeri dan ada juga buatan dalam negeri yang saat ini sedang terus disempurnakan. 

"Yang dibeli langsung (dari luar negeri) itu kemungkinan bulan depan dan Desember sudah hadir, yang kedua vaksin yang dites pada diri saya akan diproduksi dalam negeri oleh Biofarma dan itu jumlahnya bisa ratus juta dosis kira-kira begitu," kata dia.

Namun, kata dia, untuk vaksin yang dibeli dari luar negeri, jumlahnya terbatas. Karena itu, saat ini tengah mencari formasi yang tepat mengenai pihak yang didahulukan dalam memperoleh vaksin.

"Nanti komposisinya dimana tentu akan kita informasikan," katanya.

Terkait jumlah vaksin yang akan didapatkan masyarakat, saat ini masih dalam pembahasan. Emil sedang menunggu secara detail kabar tersebut.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers