web analytics
  

Mengenang Friendy Match Persib vs Ajax, Ini 5 Fakta yang Harus Bobotoh Ketahui

Senin, 19 Oktober 2020 08:47 WIB Netizen Netizen
Netizen, Mengenang Friendy Match Persib vs Ajax, Ini 5 Fakta yang Harus Bobotoh Ketahui , Persib

Pertandingan Persib Bandung melawan klub Ajax Amsterdam di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/5). ((Republika/Yogi Ardhi))

Pada tanggal 14 Mei 2014 di Stadion Si Jalak Harupat, Persib menjamu Ajax Amsterdam yang merupakan salah satu klub raksasa di Belanda, Eropa, maupun Dunia dengan segudang prestasi. Di antaranya 34 gelar liga utama Belanda, 19 juara piala liga, serta 4 kali menjuarai Liga Champions.

Lewat rangkaian tur pramusim sang juara bertahan Eradivisie ini di Indonesia, Ajax di agendakan untuk melawan 2 tim besar di Indonesia yaitu Persija Jakarta dan Persib Bandung. 

Dengan status sebagai juara bertahan Liga Belanda pada musim 2013-2014, Ajax yang pada saat itu dilatih oleh Frank de Boer yang saat ini melatih timnas Belanda, membawa sebagian besar pemain mudanya kedalam skuad yang akan diturunkan dalam tur pramusim ini dikarenakan beberapa pemain utama mereka sedang dipersiapkan untuk Piala Dunia pada bulan Juli.

Namun Persib Bandung pun tidak bisa diremehkan, dengan skuad yang mumpuni tiap lini-nya tentu akan membuat Ajax akan kesulitan. Apalagi dengan skuad ini Persib mampu meraih gelar juara Liga Indonesia pada musim 2014 setelah penantian panjang 19 tahun.

Ada beberapa fakta menarik tentang pertandingan persahabatan Persib Bandung vs Ajax Amsterdam, berikut diantaranya

Berhasil menang telak lawan Persija, namun seri melawan Persib
Tur Ajax dimulai dengan melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 11 Mei 2014. Persija dibuat tidak berkutik saat itu. Mereka dijebol 3-0 tanpa balas lewat gol Lucas Andersen, Mike Van der Hoorn, dan Lerin Duarte.

Sedangkan 3 hari berselang saat menghadapi Persib Bandung, tim asal Belanda ini dibuat kerepotan dengan performa dari para pemain Maung Bandung yang pada saat itu memang memiliki pemain-pemain yang menjadi juara Liga Indonesia tahun 2014, pemain seperti Djibril Coulibaly, Tantan, hingga Konate Makan cukup membuat barisan pertahanan Ajax yang dikawal duo bek tengah Van der Hoorn-Stefano Denswil.

Berikut adalah Line-up yang ditampilkan oleh kedua tim
Persib: I Made Wirawan (GK), Vladimir Vujovic, Abdurahman, Tony Sucipto, Supardi Nasir, Hariono, Taufiq, Konate Makan, Firman Utina (C), Tantan, Djibril Coulibaly
Cadangan: Shahar Ginanjar, M.Natshir, Achmad Jufriyanto, Jajang Sukmara, Atep, Ferdinand Sinaga, Sigit Hermawan, Rudiyana, Agung Pribadi

Ajax: Van der Haart (GK), Christian Poulsen, Van der Hoorn, Lerin Duarte, Siem de Jong (C), Stefano Denswil, Ruben Ligeon, Lesly de Sa, Riechedly Bazoer, Kenny Tete, Sheraldo Becker
Cadangan: Peter Leeuwenburgh, Ricardo van Rhijn, Niklas Moisander, Lucas Andersen, Thulani Serero, Jairo Riedewald

Gol pembuka diciptakan oleh Denswil pada menit ke-16 lewat tendangan sudut yang berhasil dimaksimalkan lewat sundulan kepala yang memanfaatkan kelengahan dari barisan pertahanan Persib Bandung. Sedangkan gol penyama kedudukan diciptakan oleh Konate yang berlari dari sisi kiri pertahanan Ajax dan berhasil mengelabuhi dua pemain hingga kedua pemain Ajax terjatuh di penghujung babak pertama.

Pemain utama Ajax yang tidak dibawa karena Piala Dunia
Dalam rangkaian tur ini, Ajax memang tidak banyak membawa pemain utamanya karena mereka sedang mengikuti pemusatan latihan untuk World Cup 2014 di Afrika Selatan. 

Nama-nama seperti Cillessen, Daley Blind, Joel Veltman harus ikut membela timnas Belanda, yang diasuh oleh Louis van Gaal pada waktu itu. 

Selain mereka juga ada Toby Alderweireld yang saat ini bermain untuk Tottenham Hotspurs dan Christian Eriksen, yang saat ini menjadi playmaker bagi Inter Milan yang tidak di ikut sertakan dalam tour ini.

Persib hampir menang
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa permainan Persib Bandung pada saat itu menakjubkan hingga membuat Ajax Amsterdam frustasi. Terlihat pada babak kedua, anak-anak asuhan Frank de Boer bermain serius serta ngotot dan menunjukan permainan terbaikknya, disisi lain anak asuhan Djajang Nurdjaman juga bisa mengimbangi permainan tim tamunya dengan beberapa kali mengancam jantung pertahanan Ajax Amsterdam.

Pada menit 68 serta menit 69, pertahanan Ajax mampu di eksploitasi oleh Konate dkk, namun penyelesaian akhir serta penampilan gemilang dari kiper muda Ajax, Van der Haart menjadi penghalang bagi Persib Bandung untuk menambah gol.

Hingga akhirnya peluit akhir pertandingan ditiup, Persib harus puas bermain imbang dengan tamunya Ajax Amsterdam 1-1 dimana hasil ini tentunya mengejutkan karena komposisi pemain Ajax pada saat itu cukup baik. Selain itu jika dibandingkan dengan pertandingan saat melawan Persija Jakarta, permainan dari Persib jauh lebih baik, walaupun bermain imbang akan tetapi Persib Bandung sangat merepotkan Ajax Amsterdam. Hasil ini juga membuat Bobotoh senang sekaligus bangga karena tim kesayangannya mampu menahan juara bertahan Eradivisie Belanda.

Pujian untuk Persib dari Frank de Boer
Lewat konferensi pers setelah laga tersebut, sang pelatih yang juga legenda sepakbola asal Belanda yaitu Frank de Boer memuji performa tim Pangeran Biru. Wwalaupun pada babak pertama jalannya pertandingan kurang menarik karena kedua tim lebih berhati-hati, namun pada 45 menit kedua pertandingan menjadi berbeda, dimana ada beberapa peluang yang dihasilkan melalui skema yang apik dari belakang oleh para pemain Persib Bandung. 

Frank de Boer juga memberi pernyataan bahwa Persib Bandung lebih baik dari Persija Jakarta, yang dimana sebelumnya mereka dapat menaklukan tim Ibukota di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan skor 3-0.

Selain itu juga, Frank de Boer memberi pujian khusus bagi kedua gelandang Persib Bandung saat itu, Firman Utina dan Taufiq.

Disaksikan oleh Kiper Legendaris, Edwin van Der Sar
Laga pramusim ini juga disaksikan secara langsung oleh mantan kiper Manchester United dan Timnas Belanda, Edwin van Der Sar yang duduk di bangku VVIP Stadion Si Jalak Harupat.

Kedatangannya pada waktu itu sempat menjadi sorotan bagi Bobotoh yang langsung menyambut sang Kiper dengan tepuk tangan yang meriah, tak lupa juga banyak dari mereka yang mengajak berfoto serta meminta tanda tangan dari kiper yang pernah meraih trophy Liga Champion bersama Manchester United ini.

Edwin van Der Sar yang pada waktu itu menjadi direktur marketing dari Ajax Amsterdam sempat diwawancarai oleh Risha Adi Widjaya selaku direktur PT Persib Bandung Bermartabat, lewat saluran Skype jauh sebelum pertandingan melawan Persib

Disinggung sedikit tentang seberapa pahamnya Van der Sar tentang sepakbola Indonesia terutama Persib Bandung. "Saya harus jujur bahwa saya tidak mengetahui soal Persib. Karena kami sendiri sedang terfokus pada kompetisi lokal kami belakangan ini," jawab Van der Sar sambil tersenyum malu.

Namun sepertinya Van der Sar cukup terkesan dengan Persib Bandung dimana ia menyaksikan sendiri timnya dibuat frustasi oleh permainan yang apik dari para pemain Persib.

Muhamad Atalla Noval
Mahasiswa Politeknik STIALAN Bandung, Administrasi Bisnis Sektor Publik
Angkatan 2018


 

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Tag
Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers