web analytics
  

Cuci Tangan atau Hand Sanitizer, Mana yang Paling Efektif Cegah Corona?

Sabtu, 17 Oktober 2020 15:19 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Cuci Tangan atau Hand Sanitizer, Mana yang Paling Efektif Cegah Corona?, cuci tangan pakai sabun,Cara Mencegah Virus Corona,Cara Memakai Masker yang Benar

Warga mencuci tangan di sebuah wastafel yang disediakan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (13/10/2020). Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mencanangkan kampanye global Hari Cuci Tangan Sedunia sebagai upaya mencegah penyebaran pandemi Covid-19 yang jatuh pada 15 Oktober. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Hingga saat ini, mungkin masih ada pertanyaan, mana yang lebih baik antara hand sanitizer dan cuci tangan untuk mencegah virus corona?

Wakil Ketua Tim Penanganan Infeksi Khusus Rumah Sakit hasan Sadikin (RSHS) Bandung dr Anggraeni Alam, Sp.A(K) mengatakan, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah virus corona.

Pencegahan bisa dimulai dengan menjaga pola hidup sehat dan bersih seperti membiasakan cuci tangan dengan sabun dan mengenakan masker saat bepergian ke luar rumah.

"Kalau di keramaian banyak yang sedang batuk pilek, sebisa mungkin dihindari. Orang yang batuk pilek dan yang sehat pakai masker, cukup masker bedah. Jangan lupa cuci tangan dengan sabun, kalau mau praktis bawa pembersih tangan berbasis alkohol," ungkapnya, ketika ditemui di RSHS, Jumat (24/1/2020).

Selain itu, masyarakat diminta tidak menyentuh mata, mulut, dan bibir menggunakan tangan.

Namun, di antara cuci tangan dan hand sanitizer, manakah yang lebih baik dan efektif?

Para ahli sepakat bahwa mencuci tangan menggunakan sabun adalah pilihan yang lebih baik. Mencuci tangan dengan sabun lebih efektif menghilangkan kotoran yang membandel, yang bisa melekat, dan berpotensi termakan atau masuk ke mulut.

"Ini (cuci tangan) juga akan melindungi Anda dari penyakit menular lainnya, seperti flu dan penyakit diare," kata Dr Nahid Bhadelia, direktur medis unit patogen khusus di Boston Medical Center, kepada The Post.

Namun, apabila Anda dalam perjalanan dan sulit untuk mencuci tangan menggunakan sabun, pembersih tangan seperti hand sanitizer tetap dapat menjadi alternatif.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pembersih tangan praktis seperti hand sanitizer yang efektif setidaknya mengandung 60% alkohol. Anda dapat mengeceknya pada bagian kandungan di belakang botol hand sanitizer.

Cara memakai masker yang benar

Untuk mengurangi risiko penyebaran corona, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mengimbau masyarakat tetap waspada dan melakukan upaya pencegahan dengan cara:

Pertama, menggunakan masker secara benar. Masker sekali pakai, seperti masker medis, hanya digunakan sekali. Masker kain harus dicuci sebelum digunakan kembali.

Kedua, selalu menjaga jarak dengan siapapun di luar rumah dan hindari kerumunan.

Ketiga, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir selama minimal 20 detik.

Lantas, bagaimana cara menggunakan masker yang benar untuk mencegah tertular virus corona?

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, setidaknya ada 7 hal yang mesti diperhatikan saat menggunakan masker, yakni:

1. Pakai masker secara seksama untuk menutupi mulut dan hidung, kemudian eratkan dengan baik untuk meminimalisasi celah antara masker dan wajah.

2. Saat digunakan, hindari menyentuh masker.

3. Lepas masker dengan teknik yang benar. Misalnya, jangan menyentuh bagian depan masker, tapi lepas dari belakang dan bagian dalam.

4. Setelah dilepas jika tidak sengaja menyentuh masker yang telah digunakan, segera cuci tangan.

5. Gunakan masker baru yang bersih dan kering, segera ganti masker jika masker yang digunakan terasa mulai lembap.

6. Jangan pakai ulang masker yang telah dipakai.

7. Buang segera masker sekali pakai dan lakukan pengolahan sampah medis sesuai SOP.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers