web analytics
  

Penyintas Covid-19: Jalani 3M Sebelum Menyesal

Minggu, 18 Oktober 2020 14:32 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Penyintas Covid-19: Jalani 3M Sebelum Menyesal, 3M Covid-19,3M,Kampanye 3M,Penyintas Covid-19

Sejumlah pasien positif Covid-19 dikarantina di Villa Bumi Ciherang. (Ist)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Sejumlah penyintas Covid-19 yang dikarantina di Villa Bumi Ciherang, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, meminta warga Cianjur untuk menjalankan program 3M agar tidak menyesal kemudian hari.

Gerakan yang dilakukan serentak se-Jawa Barat ini mengajak masyarakat untuk menggalakan 3M, yakni memakai masker yang baik dan benar (menutupi hidung, mulut, dan dagu), mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, dan menjaga jarak aman minimal satu meter.

Pasien pria berinisial DS ini sudah keluar dari karantina selama 14 hari. Ia mengaku sangat bosan hidup di karantina karena terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab test.

“Saya tidak merasakan sakit apapun, tapi saya ditetapkan positif karena hasil swab test. Karena regulasi menghaluskan saya dikarantina, akhirnya dikatantina dan itu membosankan,” kata DS kepada Ayobandung.com, Minggu (18/10/2020).

DS yang juga seorang anggota DPRD Cianjur mengaku tidak hanya merasa bosan selama di karantina, ia juga merasa tak percaya diri untuk bersosialisasi setelah dinyatakan sembuh.

“Dampaknya begitu nyata dalam kehidupan sehari-hari, sebelum maupun sesudah dikarantina. Sudah seharusnya jalankan progam 3M jika tidak ingin menyesal,” terangnya.

Hal senada dikatakan pasien positif Covid-19 perempuan yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan di Cianjur. Ia meminta agar masyarakat tidak menganggap enteng memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Saya terkonfirmasi positif karena menganggap remeh masalah jaga jarak, karena dianggap saudara lalu lupa begitu dekat, akhirnya saya kena juga,” sesalnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers