web analytics
  

Meski Liga Belum Jelas, Persib Tak Kurangi Gaji Pemain

Minggu, 18 Oktober 2020 13:54 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Meski Liga Belum Jelas, Persib Tak Kurangi Gaji Pemain, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Gaji Pemain Persib Dipotong 50%,Gaji Pemain Persib,Liga 1 2020 Ditunda

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Demi menjaga stabilitas keuangan klub di masa pandemi, PSSI telah mengeluarkan kebijakan melalui Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Dalam surat itu, PSSI mengizinkan tim peserta Liga 1 untuk membayar gaji 50% dari nilai kontrak awal. Namun imbas ketidakpastian lanjutan kompetisi membuat beberapa klub kembali memangkas gaji para pemainnya menjadi 25%.

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengatakan, Persib menjadi salah satu klub yang taat terhadap SK PSSI meski sampai saat ini Liga 1 masih belum jelas. Robert pun mengaku, tak mendapatkan potongan gaji di luar anjuran SK yang dikeluarkan induk organisasi sepak bola Tanah Air itu.

"Tidak, kami tetap dibayar sebesar 50% sesuai dengan peraturan yang dibuat PSSI," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion Arcamanik, Minggu (18/10/2020).

Pelatih asal Belanda itu juga memuji profesionalitas manajemen Persib lantaran tetap memberikan hak para pemain maupun pelatih secara penuh, meski hanya 50% karena anjuran dari PSSI. 

Namun dengan sikap positif yang ditunjukkan manajemen, kata Robert, tim asuhannya tak setengah hati menjalani persiapan meski federasi belum memastikan jadwal kick off lanjutan Liga 1 2020.

"Klub kami juga profesional, manajemen ada di level atas untuk menyikapi itu. Karena kami juga tetap berlatih, jadi semua tetap normal. Seperti yang saya katakan, kami fokus pada memulai liga pada Januari dan saat ini agenda latihan berdasarkan itu. Jadi kami perlu untuk serius dalam melakukan persiapan dan menaikan intensitas maupun volume latihan," katanya.

Secara pribadi, pelatih Berusia 65 tahun itu mengungkapkan uang bukanlah segalanya. Meski Robert mengakui, gaji yang diterimanya saat melatih PSM Makassar lebih besar daripada saat melatih Persib.

Namun Robert memiliki alasan tersendiri tetap bertahan bersama Persib meski secara pemasukan gaji lebih sedikit.

"Uang bukanlah segalanya, saya sebelumnya datang ke Bandung dengan gaji yang jauh lebih kecil dari apa yang saya terima di Makassar. Bagi saya adalah menjadi sebuah kebanggaan bisa menjadi pelatih di Bandung. Kepercayaan penuh diberikan dan budaya maupun masyarakat di Bandung juga membuat saya senang bisa tinggal di sini," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers