web analytics
  

PERSIB HARI INI: 18 Oktober 2015, Persib Juara Piala Presiden

Minggu, 18 Oktober 2020 10:38 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, PERSIB HARI INI: 18 Oktober 2015, Persib Juara Piala Presiden, PERSIB HARI INI,Berita Persib Hari Ini,Sejarah Persib,Persib Juara Piala Presiden 2015,Persib Bandung

Pemain kesebelasan Persib mengangkat trofi Piala Presiden seusai mengalahkan kesebelasan Sriwijaya dalam laga final Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2020). (Republika/Edwin Dwi Putranto)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tepat 5 tahun lalu, 18 Oktober 2015, Persib Bandung berhasil mengangkat trofi kampiun Piala Presiden 2015. Skuat Maung Bandung berhasil memenangkan turnamen tersebut setelah mengalahkan Sriwjaya FC di partai puncak yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu  (18/10/2015).

Saat itu, tim asuhan Djadjang Nurdjaman mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor dua gol tanpa balas. Dua gol kemenangan Persib terjadi pada babak pertama. Dua gol Persib disumbang melalui Ahmad Jufrianto pada menit ke-6 dan Makan Konate pada menit ke-45. 

Disaksikan sekitar 60.000 bobotoh yang datang langsung ke Stadion GBK, Persib sukses mengangkat trofi yang kedua kalinya.

Sebelumnya, atau tepatnya pada 2014 lalu, Maung Bandung berhasil menjinakkan Persipura Jayapura melalui drama adu penalti. Persib sukses membawa pulang trofi ISL 2014 yang sempat hilang selama kurang lebih 19 tahun.

Dalam perjalanannya menuju partai puncak Piala Presiden 2015, Persib keluar sebagai juara Grup A tanpa kekalahan. Di babak perempat final, Persib bersua Borneo FC yang bermain dua leg, skor berakhir dengan agregat 4-4. Persib unggul agresivitas gol tandang dan berhak lolos ke semifinal.

Di semifinal Persib menang agregat 3-1 atas Mitra Kukar. Kemudian, di partai puncak Persib menang 2-0 atas Sriwijaya dan keluar sebagai juara Piala Presiden 2015. Selain mendapat trofi, tim Pangeran Biru menyabet hadiah uang total sebesar Rp3 miliar.

Pada edisi itu pemain Persib, Zulham Zamrun juga menyabet dua gelar sekaligus yakni top scorer dan pemain terbaik.

Saat itu, skuat Persib dihuni para pemain seperti I Made Wirawan, Supardi Nasir, Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Toni Sucipto, Dedi Kusnandar, Firman Utina, Makan Konate, Atep, Zulham Zamrun, Ilija Spasojevic, Dias Anggal, M Taufiq, Agung Pribadi, dan lainnya.

Beberapa di antara mereka masih menjadi bagian dari skuat Maung Bandung saat ini, yakni I Made Wirawan dan Supardi Nasir.

Partai puncak Piala Presiden 2015 itu pun disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Ketua DPR RI Setya Novanto, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Jalannya pertandingan

Sriwijaya FC membuat peluang pertama di menit ketiga. Dari serangan balik, Titus Bonai melepaskan crossing dari sayap kiri, yang bisa disambar Musafri di tian jauh. Namun tendangan voli Musafri keras menerpa sisi luar gawang I Made Wirawan.

4 menit berselang Persib melakukan serangan dan memperoleh hadiah tendangan bebas di depan kotak penalti Sriwijaya FC. Jufriyanto melakukan free kick langsung dengan mengarahkan tendangan datar.

Bola menembus pagar betis Sriwijaya FC, membentur kaki seorang pemain, sehingga arahnya berbelok, yang mengakibatkan Dian Agus terlanjur salah antisipasi. Walaupun sudah berusaha, tapi ia tak berhasil mencegah bola masuk ke gawangnya.

Pemain kesebelasan Persib Makan Konate melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Sriwijaya dalam laga final Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2020). (Republika/Edwin Dwi Putranto)

Unggul 1-0 membuat Persib semakin nyaman untuk mendominasi permainan. Di menit 14, sebuah tendangan bebas Firman Utina dapat disambar dengan leluasa oleh Jufri di depan gawang, tapi tandukannya sedikit melenceng.

Lima menit kemudian, tembakan Zulham Zamrun dari sisi kiri gawang Sriwijaya FC, masih bisa ditepis Dian Agus.

Laskar Wong Kito perlahan-lahan bangkit dan mulai menguasai permainan di 15 menit terakhir babak pertama. Tibo kerap membahayakan pertahanan Persib lewat crossing-crossing-nya di sayap kiri.

Mereka mengkombinasi serangannya dari tengah. Namun, sampai babak pertama selesai mereka tak bisa membongkar pertahanan Persib.

Di babak kedua permainan Sriwijaya FC semakin baik. Mereka mengubah strateginya secara signifikan. Tim asuhan Benny Dollo ini sangat baik dalam melakukan serangan balasan ke wilayah pertahanan Persib.

Di menit 48 Patrich Wanggai melepaskan tembakan, tapi arahnya melambung. Di menit 56, giliran tendangan Wildansyah dapat diredam kiper I Made Wirawan. Semenit kemudian, sundulan Syakir Sulaiman masih melebar di sisi kanan gawang Persib.

Sriwijaya FC terus menekan Persib dan balik mendominasi lawannya itu sampai pertengahan babak kedua. Hanya saja, barisan belakang Persib terlanjut solid, dan semakin memahami gaya penyerangan Sriwijaya.

Permainan mengendur di 10 menit terakhir. Persib sempat membuat sebuah peluang melalui tendangan jarak jauh Zulham yang masih bisa ditepis kiper Dian Agus. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor akhir 2-0 untuk Persib.

Performa Apik Sepanjang Turnamen

Selama Piala Presiden, Persib menjadi tim terproduktif dengan mencetak 19 gol. Gol paling banyak tercipta di menit-menit awal babak pertama sejak kickoff hingga menit ke-15.

Persib mencetak gol di rentang waktu tersebut sebanyak 6 kali. Sepanjang turnamen, Persib pun sukses melakukan clean-sheet terbanyak dengan 5 kali.

Piala Presiden 2015 adalah edisi pertama sepak bola Piala Presiden. Turnamen ini diselenggarakan untuk mengembalikan atmosfer sepak bola Indonesia yang sempat dibekukan oleh FIFA.

Turnamen ini diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus hingga 18 Oktober 2015. 16 tim mengikuti turnamen ini, di mana 3 di antaranya merupakan peserta Divisi Utama, dan sisanya merupakan peserta Liga QNB. 

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers