web analytics
  

Kolaborasi dengan Peternak Sapi Jadi Kunci Jaga Ketahanan dan Keamanan Pangan

Sabtu, 17 Oktober 2020 12:32 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Kolaborasi dengan Peternak Sapi Jadi Kunci Jaga Ketahanan dan Keamanan Pangan, Ketahanan Pangan,Peternak Sapi,Pandemi Corona

Kolaborasi dengan peternak sapi perah jadi kunci jaga ketahanan dan keamanan pangan. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Dalam rangka Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap 16 Oktober, perusahaan produk susu bernutrisi PT Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar webinar bersama Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) dan para pakar peternakan.

Kegiatan webinar ini ditujukan untuk meningkatkan pemberdayaan peternak sapi perah Indonesia dalam mencapai tujuan bersama yaitu menjaga ketahanan dan keamanan pangan terutama di masa pandemi.

Selaras dengan tema ‘Food Safety, Everyone's Business’ yang diusung Organisasi Pangan dan Pertanian dunia (FAO) pada peringatan Hari Pangan Sedunia 2020, FFI dan GKSI mengangkat peran peternak sapi perah dalam memastikan keamanan pangan untuk Indonesia.

FFI dan GKSI juga meyakini bahwa keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama dan setiap pihak memiliki peran untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi kriteria-kriteria keamanan dan kesehatan.

Webinar ‘Peranan Peternak Sapi Perah Indonesia dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan, terutama di Masa Pandemi’ menghadirkan pembicara para pakar peternakan dari Kementerian Pertanian, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Gadjah Mada.Diskusi berlangsung menekankan pentingnya kerja sama dengan mitra koperasi untuk meningkatkan pemberdayaan peternak sapi perah lokal dan pengetahuan tentang peternakan berkelanjutan untuk kemajuan industri susu sapi segar di Indonesia.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F Saputro menyampaikan harapannya atas  kerja sama dengan koperasi peternak sapi perah.

“Kesadaran masyarakat untuk minum susu setiap hari menunjukkan tren positif dan kini menjadi bagian dari komitmen masyarakat menjalankan gaya hidup sehat terutama untuk mendukung sistem imunitas keluarga,” katanya.

Andrew juga mengapresiasi perusahaan atas dukungan Kementerian Pertanian, GKSI, mitra koperasi dan peternak dalam keberhasilan program pemberdayaan peternak sapi perah Indonesia.

“Keahlian peternak Belanda memberikan pengalaman hampir 150 tahun mengelola peternakan sapi perah yang berkelanjutan. Kunci utama keberhasilan adalah kolaborasi yang kuat dan konsisten, semoga bersama-sama kita dapat terus memberikan manfaat kebaikan susu bagi seluruh keluarga Indonesia.,” kata Andrew.

Ketua Gabungan Susu Indonesia (GKSI) Dedi Setiadi menyampaikan harapannya terhadap  kerja sama peternak dengan swasta.

“Pemberdayaan peternak sapi perah lokal yang disampaikan FFI telah meningkatkan kualitas peternakan dan berdampak positif terhadap produktivitas dan pengembangan usaha,” kata dia.

Kerja sama yang baik antara perusahaan dan peternak juga mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian dan dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan industri susu segar di tanah air.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc., mengungkapkan pentingnya  kerja sama untuk menjaga ketahanan dan keamanan pangan di Indonesia, khususnya di tengah pandemi.

“Kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan susu segar secara mandiri akan sangat dibutuhkan terutama di masa pandemi. Hal penting yang harus kita lakukan di saat pandemi adalah menjaga ketersediaan secara mandiri sumber protein--terbanyak berasal dari hewan, seperti telur, daging dan susu--yang dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu asupan bergizi untuk meningkatkan dan menjaga imunitas diri,” kata dia.

Sementara itu, Pakar Pakan Ruminansia sekaligus Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN.Eng, menekankan pentingnya pengelolaan pakan dan kesehatan ternak sebagai kunci keamanan pangan.

“Peternakan yang mengutamakan prinsip keamanan dan kesehatan menjadi sumber pangan berkualitas yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Kesadaran menyediakan pangan aman harus dimulai dari hulu dan seyogyanya menjadi sebuah standar operasi dalam mengelola peternakan, dan dimulai dari pakan. Pakan tidak hanya aspek jumlahnya tetapi juga mutu dan keamanannya bagi kesehatan ternak dan produk hasil ternak seperti susu segar dan hasil olahannya, yang nantinya aman di konsumsi oleh masyarakat,” tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers