web analytics
  

Liga Tak Pasti, Ini Cara Pelatih Persib Motivasi Anak Asuhannya

Jumat, 16 Oktober 2020 20:28 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Liga Tak Pasti, Ini Cara Pelatih Persib Motivasi Anak Asuhannya, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts memimpin sesi latihan. (Eneng Reni)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts terus putar otak di tengah ketidakjelasan nasib kompetisi Liga 1 2020. Selain menyiapkan program latihan, Robert harus memotivasi anak asuhnya agar tetap semangat selama berlatih.

Pelatih asal Belanda menyadari tim asuhannya dalam krisis mentalitas lantaran tidak ada kejelasan soal nasib Liga 1 2020. Namun Robert juga enggan melihat motivasi dan semangat skuat Maung Bandung kian anjlok di tengah simpang-siur nasib Liga 1 2020. Karenanya, Robert dan para asistennya memiliki cara agar semangat tim tetap terjaga.

"Kami punya metode latihan yang baru dan kami punya jadwal latihan yang baru. Jadi kami melihat kemungkinan di Januari dan kami melanjutkan latihan sekarang di lingkungan yang baru. Karena tidak mudah untuk menemukan lingkungan di mana kami bisa berkumpul bersama sebagai grup, karena kami juga harus berhati-hati dengan covid," kata Robert, Jumat (16/10/2020).

Eks pelatih Arema FC dan PSM Makassar itu memberikan variasi program latihan kepada pemainnya. Hal itu untuk membuat para pemainnya tak mengalami kejenuhan dalam menjalankan program latihan yang terus berulang tanpa sebuah pertandingan.

"Kami tetap melanjutkan untuk berlatih, tidak seperti tim lain yang memutuskan berhenti berlatih karena kami tahu akan ada liga," katanya.

Pelatih berusia 65 tahun itu pun menambahkan, skuat Pangeran Biru memilih fokus pada setiap tipe program yang berbeda dalam latihan.

"Perbedaan latihan mingguan supaya tidak terlalu panjang latihan intensitas tinggi bagi pemain, dan juga tidak terlalu rendah, karena dasarnya adalah pemeliharaan saja. Jadi kami mengawali dengan sangat individual untuk menjaga komposisi tubuh pemain," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers