web analytics
  

Diterjang Banjir dan Longsor 2 Minggu Lalu, Warga Leles Cianjur Kekurangan Sembako dan Pakaian

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:54 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Diterjang Banjir dan Longsor 2 Minggu Lalu, Warga Leles Cianjur Kekurangan Sembako dan Pakaian, banjir Cianjur,Longsor Cianjur,Longsor Leles CIanjur

Longsoran tanah menutup akses jalan di wilayah Cianjur selatan. Saat ini, warga koban bencana membutuhkan bantuan sembako dan pakaian (Istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Empat kecamatan di Kabupaten Cianjur wilayah Selatan diterjang banjir dan longsor, Sabtu (3/10/2020). Setelah 2 pekan, masih banyak korban yang membutuhkan pertolongan, terutama kebutuhan sehari-hari.

Keempat kecamatan itu antara lain, Kecamatan Leles, Kecamatan Agrabinta, Kecamatan Cijati, dan Kecamatan Sindangbarang.

Kecamatan Leles menjadi wilayah paling terdampak dan paling lambat dalam penanganan serta distribusi bantuan kebutuhan sehari-hari. Hingga kini sejumlah kampung masih terisolasi karena material longsor belum disingkirkan.

Plt Camat Leles Ace Juandi menuturkan, korban bencana banjir bandang dan longsor di 8 desa di Kecamatan Leles Kabupaten Cianjur, masih membutuhkan bantuan sembako dan pakaian.

“Mererka masih menbutuhkan bantuan sembako dan pakaian, 8 desa itu yakni Desa Pusakasari, Desa Karyamukti, Desa Sindangaari, Desa Nagasari, Desa Sukajaya, Desa Sukamulya, Desa Purabaya, dan Drda Sukasirna,” ujar Acep Juandi kepada Ayobandung.com, Sabtu (17/10/2020).

Acep mengaku bantuan sembako sudah datang. Namun jumlahnya masih kurang.

“Berdasarkan data yang kami kumpulkan, jumlah kepala keluarga yang terdampak bencana sebanyak 764 keluarga dengan perhitungan warga sekitar 2282 orang,” tuturnya.

Keperluan sembako dan pakaian kian mendesak, mengingat cuaca di Kecamatan Leles sesekali masih turun hujan. “Sangat membutuhkan, apalagi di perkampungan yang masih terisolir,” katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers