web analytics
  

Sistem Daring di Masa Pandemi Pacu Dosen Lebih Produktif

Jumat, 16 Oktober 2020 09:48 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Bandung, Sistem Daring di Masa Pandemi Pacu Dosen Lebih Produktif, Belajar Daring,pembelajaran jarak jauh (PJJ),Jurnalisme Ubah Laku,Ubah Laku

Ilustrasi belajar daring. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemberlakuan belajar daring saat pandemi Covid-19 bagi dunia pendidikan tinggi memiliki dampak positif yang cukup signifikan.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Agung Tirta Wibawa mengatakan, mengajar daring memacu dosen untuk lebih produktif. Sebab, setiap kali mengajar daring, secara otomatis dosen harus mempersiapkan modul presentasi untuk mahasiswa.

"Dosen dituntut untuk membuat modul pembelajaran yang dapat dipahami oleh mahasiswa sebagai bahan pegangan," ujarnya kepada Ayobandung.com, Jumat (16/10/2020).

Selanjutnya,  penggunaan teknologi terbarukan seperti perangkat daring mulai dari aplikasi, laptop, dan lainnya mau tidak mau dipersiapkan perguruan tinggi. Hal ini agar pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dosen dan mahasiswa efektif.

"Bila di awal pandemi masih dirasa kaget karena tiba-tiba harus mengubah metode belajar menjadi daring. Sehingga metodenya pun bisa dikatakan diserahkan kepada dosen masing-masing dengan kesepakatan bersama mahasiswa," katanya.

Dia mengaku, hal ini menjadi hal positif terutama bagi dosen yang tidak terbiasa dengan perangkat teknologi. "Kini dipaksa untuk menggunakannya dan yang biasanya kuliah tanpa modul pembelajaran kini harus menyiapkannya," paparnya.

Sementara itu, Dosen Staida Muhammadiyah Garut, Ade Rahmat Mandala mengaku, melalui belajar dengan sistem daring, mahasiswa bisa mencari materi lebih banyak dan variatif. 

"Mereka tidak tergantung dengan materi yang dosen berikan, mengasah keterampilan teknologi informasi, waktu lebih singkat, dan fleksibel," paparnya.

Di samping itu, mahasiswa dapat merekam pembelajaran baik menggunakan aplikasi yang disediakan perguruan tinggi maupun melalui internet.

"Dalam belajar mengajar dapat berlangsung sesuai rencana perkuliahan yang ditentukan karena lebih administatif dan tersimpan di media tertentu," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers