web analytics
  

Ini Doa Sebelum Berhubungan Seksual Suami-Istri beserta Artinya

Jumat, 16 Oktober 2020 05:45 WIB
Umum - Pendidikan, Ini Doa Sebelum Berhubungan Seksual Suami-Istri beserta Artinya, Hubungan Seksual,Seksual,doa sebelum berhubungan badan

[Ilustrasi] Doa sebelum berhubungan intim atau seksual bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim. (Pixabay/Engin Akyurt)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dalam setiap perilaku, umat Muslim mesti mendahukukan adab dan etika. Termasuk ketika hendak melakukan hubungan seksual.

Dalam buku Kumpulan Doa Berdasarkan Alquran dan Sunah karya Sa'id Ali bin Wahf al-Qahthoni disebutkan, Islam mengatur hal itu dalam perkara adab. Salah satu adab yang dimaksud dapat dilakukan melalui doa. Doa pun sejatinya merupakan permohonan kepada Allah SWT atas suatu hal yang hendak diperbuat.

Doa sebelum berhubungan intim atau seksual bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda:

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺟَﻨِّﺒْﻨَﺎ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻭَﺟَﻨِّﺐِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻣَﺎ ﺭَﺯَﻗْﺘَﻨَﺎ

"Bismillahi Allahumma jannibna as-syaithana wa jannibi as-syathana maa razaqtana,".

Yang artinya: "Dengan nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami."

Doa ini sangat dianjurkan kepada setiap suami dan istri yang hendak berhubungan intim. Bahwa dalam hubungan seksual pun, sejatinya setan bisa datang mengusik dan mengganggu. Jangan sampai apa yang dilakukan dalam hal ibadah pernikahan itu menjadi ternodai dengan hadirnya setan di tengah-tengah ibadah.

Tak lupa, doa tersebut dianjurkan dibaca agar Allah dapat memberikan kenikmatan atas rezeki pasangan yang diberi. Semoga dengan senantiasa berdoa, umat Muslim selalu menyadari bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk yang lemah yang tak luput dari perlindungan Tuhan Yang Mahakuasa.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers