web analytics
  

Pilkada 2020 Bisa Dijadikan Instrumen Terdepan Cegah Penyebaran Covid-19

Kamis, 15 Oktober 2020 17:45 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Pilkada 2020 Bisa Dijadikan Instrumen Terdepan Cegah Penyebaran Covid-19, Pilkada 2020,Kampanye Pilkada 2020,Pilkada Kabupaten Bandung 2020

Indonesian Politics Research and Cosulting (IPRC) dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik menggelar diskusi tentang Pilkada 2020 di Bandung, Kamis (15/10/2020). (ayobandung/Fichri Hakiim)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Pilkada 2020 bisa dijadikan instrumen terdepan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat politik sekaligus direktur Indonesian Politics Research and Cosulting (IPRC) Firman Mana dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik dalam diskusi tentang Pilkada 2020.

Akmal mengatakan pada pelaksanaan pesta demokrasi, pemerintah sudah menyusun tahapan Pikada dengan baik sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). 

"Kami meyakini pemerintah bisa kita jadikan sebagai instrumen untuk melawan pandemi Covid-19," ujarnya di Bandung, Kamis (15/10/2020).

Ia menuturkan, meskipun pilkada berpotensi menjadi klaster baru, namun ia percaya bahwa setiap pasangan calon (paslon) akan mengutamakan protokol kesehatan.

"Kami paham pilkada dapat berpotensi menjadi klaster baru, tapi kami tetap optimis dan mendorong semua paslon untuk mengkampanyekan protokol kesehatan," tuturnya.

Faktanya, lanjut Akmal, memang belum semua paslon menggelar kampanye secara daring, tetapi pihaknya akan mendorong semua paslon untuk memperbanyak kampanye melalui daring.

"Kita ingin demokrasi berjalan, tetapi perang terhadap pandemi Covid-19 tetap berjalan. Dan kami ingin pilkada ini dijadikan ajang bagi para paslon untuk menawarkan solusi memerangi pandemi Covid-19. Sebanyak 735 paslon dan tim suksesnya ini adalah kekuatan yang sangat hebat sekali jika berhasil mengajak masyarakat untuk menaati protokol kesehatan," jelas Akmal.

Sementara itu, Firman Mana, mengatakan masyarakat harus tetap waspada di masa pandemi seperti ini. 

"Kekhawatiran iya dalam hal menjadi waspada, tapi tidak perlu berlebihan, karena ini agenda demokrasi rutin yang sebetulnya harus berjalan, penundaan pilkada itu juga kan menunda hak politik publik," ujarnya.

"Sepanjang pesertanya bisa memberikan harapan kepada publik, bahwa daerahnya bisa dipimpin dengan baik bisa juga menjadi faktor. Ini kan hak politik, kalau kita berpikir panjang ke depan. Ini momentum menggunakan kedaulatannya yang mudah dilakukan adalah memilih dalam menentukan pemimpinnya. Tidak perlu berlebihan," jelas Firman.

Firman juga berharap agar pandemi ini segera berakhir. 

"Ini kan baru tahun pertama, masih ada 4 tahun kedepan. Tentu saja kita berharap soal pandemi ini bisa segera terselesaikan," ucapnya.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Aturan Cegah Covid-19 Tak Konsisten, Pembangkangan Publik Bisa Terjadi

Bandung Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:55 WIB

Pakar soroti adanya ketimpangan aturan dalam kegiatan publik yang dapat memicu kecemburuan sosial.

Bandung Raya - Bandung, Aturan Cegah Covid-19 Tak Konsisten, Pembangkangan Publik Bisa Terjadi, Mudik Lebaran,aturan covid-19,pembangkangan publik,public disobedience,Larangan Mudik 2021,larangan ziarah kubur

Libur Lebaran, 3.000 Orang Kunjungi Kebun Binatang Bandung

Bandung Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:06 WIB

Di masa pandemi,  Kebun Binatang Bandung hanya menampung 6.000 pengunjung.

Bandung Raya - Bandung, Libur Lebaran, 3.000 Orang Kunjungi Kebun Binatang Bandung, Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,Bandung Zoo,tiket masuk kebun binatang Bandung

Ciwalk Ramai di Hari Kedua Lebaran, Masuk Wahana Harus Antre

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 19:59 WIB

Pusat Perbelanjaan Ciwalk (Cihampelas Walk) terpantau ramai pengunjung pada sore hari menuju malam, Jumat, 14 Mei 2021....

Bandung Raya - Bandung, Ciwalk Ramai di Hari Kedua Lebaran, Masuk Wahana Harus Antre, Ciwalk,kerumunan pusat perbelanjaan bandung,kerumunan Mal Bandung,Libur Lebaran

Sudah Direaktivasi, Teras Cihampelas Masih Sepi

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 17:43 WIB

Sepinya pengunjung bisa jadi disebabkan oleh tidak adanya gerai pedagang yang beroperasi.

Bandung Raya - Bandung, Sudah Direaktivasi, Teras Cihampelas Masih Sepi, Teras Cihampelas,Teras Cihampelas sepi,Libur Lebaran,Wisata Bandung

TPU Caringin dan Astanaanyar Ramai Didatangi Peziarah

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 16:30 WIB

Mayoritas peziarah menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker namun masih sedikit abai untuk menjaga jarak. 

Bandung Raya - Bandung, TPU Caringin dan Astanaanyar Ramai Didatangi Peziarah, TPU Caringin,TPU Astanaanyar,Ziarah kubur,hukum ziarah kubur jelang ramadan,TPU di Bandung

Intip Tips Hadapi Penipu Bermodus Leasing

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 15:25 WIB

Tips ini tentunya bisa diaplikasikan jika Anda berhadapan dengan sang penipu.

Bandung Raya - Bandung, Intip Tips Hadapi Penipu Bermodus Leasing, Pencuri Motor Modus Leasing,tips hindari pencuri motor modus leasing,penarikan motor leasing,curanmor modus leasing

Objek Wisata Kota Bandung Mulai Ramai di Lebaran Hari Kedua

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 15:07 WIB

Namun begitu, pengunjung yang datang tidak seramai dan sepadat menjelang Lebaran 1442 Hijriah serta dalam kondisi situas...

Bandung Raya - Bandung, Objek Wisata Kota Bandung Mulai Ramai di Lebaran Hari Kedua, Alun-alun Ujungberung,Kebun Binatang Bandung,Taman Lalu Lintas,Wisata Bandung,Libur Lebaran Bandung

Kebun Binatang Bandung Batasi Jam Operasional, Catat Waktunya

Bandung Jumat, 14 Mei 2021 | 14:25 WIB

jam operasional kebun binatang atau Bazoga dibatasi mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Bandung Raya - Bandung, Kebun Binatang Bandung Batasi Jam Operasional, Catat Waktunya, Kebun Binatang Bandung,jam buka Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,tiket masuk kebun binatang Bandung,Wisata Bandung

artikel terkait

dewanpers