web analytics
  

Tak Ada Kompetisi, Kim Kurniawan Fokus Kembangkan Bisnis

Kamis, 15 Oktober 2020 16:20 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Tak Ada Kompetisi, Kim Kurniawan Fokus Kembangkan Bisnis, Kim Jeffrey Kurniawan,Kim Kurniawan,Bisnis Kim Kurniawan,Liga 1 2020 Ditunda,nasib liga 1 2020

Gelandang Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

GEDEBAGE, AYO BANDUNG.COM -- Bagi gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan tantangan terbesar di sepak bola saat ini, terutama di Liga 1 2020 adalah usaha pemain untuk beradaptasi dengan normal baru di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai. Kim mengatakan pemain mesti bekerja keras untuk beradaptasi di tengah ketidakpastian lanjutan Liga 1 2020.

Gelandang berdarah Jerman itu juga membandingkan apa yang dihadapi oleh pesepak bola sebelum dan sesudah pandemi virus corona menjangkiti secara global. Kim menilai ada banyak situasi yang berubah secara drastis dalam rutinitas harian para pesepak bola di masa pandemi.

"Yang paling terasa paling kita gak bisa bergerak bebas atau melakukan hal-hal yang kita selalu lakukan. Termasuk menjalani kompetisi, menjalani pekerjaan kita. Kita kan juga bisa dibilang pegawai dan pekerjaan agak terhambat dengan itu," kata Kim usai sesi latihan di Stadion GBLA, Kamis (15/10/2020).

Kim mengungkapkan, selain suasana menyulitkan di mana interaksi pemain dibatasi jarak fisik, pendapatan sebagai pesepak bola pun harus ikut terguncang pandemi Covid-19.

"Tapi ya, cuman saya pikir setiap sektor sama untuk hal kayak gitu (penyesuaian pendapatan gaji). Ya harus menerima tidak ada pilihan lain selain berharap dan berdoa mudah-mudahan kita kembali ke normal dan kembali ke waktu yang lebih bagus," kata Kim.

Demi menjaga stabilitas keuangan klub di masa pandemi, PSSI telah mengeluarkan kebijakan melalui Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Dalam surat itu, PSSI mengizinkan tim peserta Liga 1 untuk membayar gaji 50% dari nilai kontrak awal. 

Penerapan gaji 50% itu akan berlaku satu bulan jelang kompetisi musim ini bergulir. Nilai ini pun akan terus bertahan hingga berakhirnya kompetisi Liga 1 2020. Namun masalahnya, lanjutan Liga 1 2020 masih belum ada titik terang meski PSSI memutuskan tetap melanjutkan Liga 1 2020 yang sudah terhenti dua kali.

Karenanya, di tengah ketidakpastian Liga 1 2020, Kim memilih gencar menjalankan bisnis untuk menunjang pendapatan di luar sepak bola. Selama ini Kim fokus menggeluti bisnis dalam bidang fesyen yakni clothing dan barbershop. 

Dia mengakui, sebagai atlet dirinya tidak bisa hidup dari sepak bola selama-lamanya apaladi di situasi yang sulit ini. Karenanya, alih-alih dibuat pusing dengan penangguhan kompetisi, Kim mengaku memilih mengalihkan fokus pasa hal lain yang lebih jelas dan penting bagi hidupnya saat ini.

"Betul (tidak ada kompetisi, fokus ke bisnis), ya bisa dibilang untung kemarin-kemarin udah mulai menjalani bisnis dan sekarang juga di tengah mempersiapkan bisnis baru yaitu kuliner. Selain itu juga menunggu istri lagi hamil, nunggu kelahiran. Jadi ya sebaik mungkin saya dalam situasi sulit ini mengalihkan fokus ke hal penting yang lain yang ada di hidup saya," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers